28 views

Bupati Tuba Larang Bermain Game di Instansi Pemerintah dan Sekolah

HARIANFOKUS.com-  Booming permainan (game) virtual salah satunya seperti Pokemon Go yang saat ini sedang mendunia, mendapat perhatian serius dari pemerintah. Pasalnya, apabila game itu digandrungi pegawai apalagi dimainkan saat jam kerja, maka dikhawatirkan dapat mengganggu kualitas kinerja dan produktivitas pegawai. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, secara resmi Kementerian PAN dan RB pun telah mengeluarkan Surat Edaran yang ditandatangani langsung oleh Menteri Yuddy Cristinandi, yang berisi Larangan Bermain Game Virtual Berbasis GPS di lingkungan Instansi Pemerintah.

Dalam suratnya bernomor  B/2555/M.PANRB/07/2016 tanggal 20 Juli 2016, MenPAN-RB menginstruksikan kepada seluruh pimpinan satuan kerja untuk melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) bermain game virtual berbasis GPS di lingkungan instansi pemerintah, sebagai bentuk kewaspadaan nasional dan mengantisipasi timbulnya potensi kerawanan dan kerahasiaan instansi pemerintah.

Terkait hal itu, Bupati Tulang Bawang Ir. Hanan A Rozak, MS menegaskan siap menindaklanjuti instruksi KemenPAN-RB tersebut. Bahkan menurutnya, pegawai bermain game apapun pada jam kerja juga dilarang.

“Seorang pegawai adalah abdi masyarakat dan abdi negara, diberi amanah dan tugas untuk melayani masyarakat, bukan bermain game” tegasnya.

Karenanya, Bupati pun telah mengkoordinasikan kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh pegawainya, termasuk akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan tidak ada pegawai Tulang Bawang yang bermain game Pokemon Go atau game virtual yang lain.

Larangan bermain game juga berlaku di lingkungan sekolah di Kabupaten Tulang Bawang. Melalui Diinas Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang telah menyampaikan larangan kepada para siswa agar tidak bermain game pokemon go di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Tulang Bawang M. Firsada, telah memerintahkan kepada para Kepala Sekolah untuk melakukan pengawasan terhadap peserta didiknya agar tidak memainkan game virtual di lingkungan sekolah.

“Para siswa agar tidak bermain game di lingkungan sekolah. Mulai sekarang para kepala sekolah harus mengawasi anak didik mereka, agar tidak bermain game pokemon go di sekolah. Selain membahayakan, bermain game di lingkungan sekolah juga bisa mengganggu konsentrasi belajar siswa,” tandas Kepala Dinas Pendidikan, M Firsada.  (saidi )      

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *