36 views

Kemiskinan di Tuba Menurun

HARIANFOKUS.com-Tingkat kemiskinan di Kabupaten Tulangbawang pada tahun ini mengalami penurunan.
Secara umum perkembangan hasil pembangunan di Kabupaten Tulangbawang menunjukkan peningkatan yang positif.
Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa indikator makro seperti perkembangan PDRB, laju pertumbuhan ekonomi serta indeks pembangunan manusia (IPM).

1PDRB Kabupaten Tulangbawang atas dasar harga berlaku diperkirakan mengalami peningkatan dari Rp 11,84 Triliun pada tahun 2012 menjadi Rp 14,86 Triliun. Pada tahun 2014 meningkat sebesar 25,51 persen dari tahun 2012 dan di tahun 2015 diperkirakan meningkat menjadi  Rp 15 Triliun.

Sedangkan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tulangbawang pada tahun 2014 mencapai 6,63 persen lebih tinggi dari tahun 2012 yang hanya mencapai 5,29 persen.

Laju pertumbuhan ekonomi Tulangbawang dan untuk tahun 2015 diperkirakan laju pertumbuhan ekonomi mencapai 6,75 persen. Kabupaten Tulangbawang merupakan salah satu kabupaten yang tercatat mampu menurunkan angka kemiskinan hal tersebut dapat dilihat dari persentase penduduk miskin dari 9,43 % pada tahun 2012 menjadi 7,24% pada tahun 2014 dan pada tahun 2015 menurun menjadi 5,29 %.

Untuk IPM Kabupaten Tulangbawang terus mengalami peningkatan pada tahun 2014 mencapai 65,83 % dari tahun 2012 yang hanya 64,11 %. Sedangkan untuk tahun 2015 diperkirakan mencapai 66 %. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan dan perekonomian daerah. Hal tersebut diungkapkan dari penyampaian LKPj Bupati Tulangbawang tahun 2015.

3Selain itu dalam penataan dan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Tulangbawang dua tahun berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD tahun 2014 dan 2015 oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI wilayah Lampung.

Keberhasilan atas kinerja pembangunan Kabupaten Tulangbawang merupakan kerja keras pemerintah daerah beserta seluruh pelaku usaha melalui dukungan masyarakat.

Delapan prioritas utama pembangunan yang sedang dan akan terus dilakukan oleh pemerintah kabupaten tulang bawang yakni : Pembangunan Bidang Infrastruktur diantaranya melalui program unggulan Gerakan Serentak Membangun Kampung (GSMK), Pembangunan Bidang Pendidikan melalui peningkatan sarana prasaran pendidikan dan kualitas SDM serta mutu pendidikan mulai dari tingkat dasar sampai dengan perguruan tinggi, Pembangunan Bidang Kesehatan diarahkan pada peningkatan dan pengembangan kualitas pelayanan kesehatan, pengembangan SDM Kesehatan yang didukung dengan sarana prasarana kesehatan, Pembangunan Bidang Pertanian melalui peningkatan dan pengembangan sistem agribisnis dan ketahanan pangan, Bidang Ekonomi Kerakyatan dan Dunia Usaha, Bidang Pemberdayaan masyarakat, keagaman dan sosial budaya, Reformasi dan tata kelola pemerintahan, Pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan.

Disamping itu proses penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan memerlukan manajemen yang semakin efektif serta koordinasi dan kerjasama yang solid antar sektor wilayah dan seluruh stakeholder pembanguan di Kabupaten Tulangbawang.

Dengan demikian berbagai rumusan kebijakan, program dan kegiatan pembangunan di Kabupaten Tulangbawang ke depan kita sepakati bersama harus semakin sesuai dengan kondisi dan dinamikan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik daerah serta diletakkan dalam konteks mempercepat pembangunan secara efektif dan berkelanjutan menuju tulang bawang bermartabat dan sejahtera. (saidi).

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *