3 views

KPU Tuba Sosialisasikan PKPU 5 dan 7 /2016

HAROANFOKUS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulangbawang terus melakukan sosialisasi Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2016 dan Peraturan KPU 7 Tahun 2016, yang dilaksanakan di a
Aula Kantor KPU setempa, Rabu (14/9).

Sosialisasi tersebut, dihadiri Ketua KPU Tuba Reka Punnata, Anggota KPU Feriyanto, Rudi Antoni, anggota PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, PPP, Partai Hanura, Partai NasDem, LO calon Bupati dan Wakil Bupati, dan Panwaslu Tuba.

Dijelaskan Ketua KPU Tuba Reka Punnata, tujuan sosialisasi ini, agar pemahaman dan pendalaman Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

“Pentingnya pelaksanaan kegiatan ini agar terwujud satu kesepahaman terhadap Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2016, yang mengarahkan pada jalur pelaksanaan kegiatan ini, terdapat penambahan dan pengurangan di beberapa pasal. Perubahan paling mendasar terdapat pada pasal mengenai persyaratan calon dan pencalonan, baik dari pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik dan pasangan calon perseorangan,”jelas Reka Punnata.

Dikatakan Reka, syarat pencalonan dari partai politik, memperoleh kursi pada Pemilu anggota DPRD tahu 2014 paling rendah 20 persen, dari jumlah kursi DPRD Tuba 45, yaitu 9 kursi.

“Partai politik atau gabungan, hanya dapat mendaftarkan satu bakal pasangan calon, bila partai politik tersebut telah mendaftarkan satu pasangan calon kepada KPU, maka partai politik atau gabungan partai, tidak dapat menarik dukungan kepada pasangan calon telah didaftarkan dan tidak dapat mengusulkan pasangan calon penganti,”terang Ketua KNPI Tuba ini.

Lanjut dia, bila pasangan calon telah menandatangani kesepakatan pendaftaran di KPU, pasangan itu, tidak dapat mengundurkan diri, sejak pendaftaran.

“Untuk itu, partai politik yang mendukung pasangan calon, tidak dapat mengusulkan pasangan calon penganti, dan pencalonan dinyatakan gugur,”ungkap Reka. Lanjutnya ada hal yang baru dalam syarat pendaftaran tersebut yakni Model B 1 KWK untuk parpol. Dalam form itu yang bertandatangan adalah Ketua Umum Partai Pusat dari pendukung bakal calon disertakan surat rekomendasi atau surat keputusan ” Form itu wajib hukumnya untuk semua partai pendukung dan bila
tidak dilaksanakan maka KPU akan segera memberikan tanda BMS (belum Memenuhi Syarat)” terangnya.(saidi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *