13 views

Ini Alasan Alzier Gugat MP

HARIANFOKUS.com – Mantan Ketua DPD I Partai Golkar, M Alzier Dianis Thabranie bicara blak-blakan terkait kisruh internal partainya. Termasuk alasannya menggugat mahkamah partai (MP) terkait pemecatannya yang dianggapnya melanggar aturan partai.

Menurut Alzier, selain menabrak aturan partai, gugatan yang dilakukan sebagai bentuk tanggungjawabnya kepada kader Golkar yang telah memberikan kepercayaan untuk menahkodai partai berlambang pohon beringin ini.

“Oleh karena itu, Saya gugat ke Mahkamah Partai. Tidak satupun aturan partai, AD/ART,PO,Juklak yang saya langgar selama memimpin Golkar Lampung. Itu jelas dan terang benderang. Jika dalam menjalankan roda organisasi Saya melanggar aturan-aturan tadi, pasti Saya sudah mendapat Surat Peringatan. Ini semua ada aturannya. Nah,sampai saat ini, tak ada satupun,” kata dia, Senin (10/10).

Menurut Alzier hingga kini, dirinya yang dikabarkan di Plt kan dari Ketua DPD I, tidak pernah menerima SK pemberhentiannya.

” SK Plt itu ditujukan kepada siapa? Kan saya yang di Plt, kenapa suratnya enggak pernah diberikan kepada Saya? Kepengurusan saya ini sah secara hukum,baik hukum yang berlaku di internal partai atau hukum yang berlaku di republik ini,” ungkapnya.

Ditegaskan politisi senior ini, hadir Plt Ketua DPD I membuat situasi internal Golkar semakin tidak kondusif. Namun demikian, dirinya memastikan tidak akan memperkeruh suasana. Dia menyerahkan kepada penegak hukum untuk menegakan keadilan seadil-adilnya.

“Ingat, yang membuat situasi tidak kondusif di Lampung, bukan Saya. Jika Anda berpikir jernih dan mencerna semuanya, justru Saya yang membuat kondisi yang tidak kondusif itu menjadi tidak membara. Anda lihat saja, yang menyerbu Kantor Golkar itu siapa? Siapa yang memerintahkan mereka? Siapa yang membayar mereka? ¬†Apa itu terjadi secara tiba-tiba? Tentu tidak. Sangat kuat diduga peristiwa itu melalui sebuah perencanaan yang matang. Masa kader Golkar, dalam hal ini saudara-saudara kita dari AMPG yang memang rutin mengurus kantor, pagi-pagi, jam orang mau sarapan, diserbu. Memang ada larangan kader Golkar ke kantor? Kan tidak ada, tapi kog diserbu,” bebernya.

Terkait rencana adanya Musdalub dalam waktu dekat ini, mantan Cagub Lampung ini, memastikan bahwa Musdalub yang akan digelar cacat hukum.

“Dasar untuk sebuah Munas,Munasub,Musda,Musdalub, itu semua ada aturannya didalam Golkar. Tidak bisa semena-mena. Makanya saya sering katakan, jangan kebelet, enggak ada filter lagi, terus muncrat kemana-mana. Kalau landasan awalnya sudah salah, maka tindakan dan sikap yang mengikutinya akan salah. Itu hukum alam,” tegasnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *