Sebelum Pimpin Golkar Lampung, DPD II Galang Diskusi dengan Arinal

HARIANFOKUS.com – Teka-teka pengganti M Alzier Dianis Thabranie sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Lampung perlahan-lahan mulai tercium. Bukan, Ismet Roni, Ririn Kuswantari, apalagi Tony Eka Chandra yang berstatus dadekot dalam partai berlambang pohon beringin ini. Dalam isu yang berkembang, Arinal Djunaidi digadang-gadang calon pengganti terkuat pengganti Alzier.

Langkah Arinal untuk memimpin Golkar Lampung nampaknya kian mulus, karena dikabarkan sudah mengantongi restu dari DPP. Bukan hanya dikabarkan mendapat restu dari DPP, mantan Sekprov Lampung ini juga dikabarkan sudah disetuji DPD II sebagai pemilik hak suara.

Wakil Ketua Bidang Perhubungan dan Pariwisata DPD I PG Lampung, Supradi Hamzah menyampaikan, bahwa 12 DPD II sudah bertemu langaung dengan Arinal.

“Pertemuan disaksikan seluruh pengurus DPD,” kata dia, Rabu (12/10).

Sementara, Supriadi membenarkan adanya pertemuan DPD II dengan Arinal Djunaidi sebagai calon ketua DPD I PG.

“Jadi DPD II ini merespon surat yang beredar di media mengenai persetujuan dari DPP kepada pak
Arinal. Saat pertamuan 6 Oktober lalu, DPD II mengatakan bagaiamana menyikapi surat itu? Tetapi waktu itu rapat mengenai pemilu, tidak fokus masalah itu. Karena sudah ada persetujuan DPP, apakah Arinal mampu? Tetapi persetujuan ini kan tidak sembarangan dari DPP,” jelasnya.

Meskipun condong didukung seluruh DPD II, namun DPD II perlu bertatap muka langsung dengan Arinal. Untuk menanyakan visi dan missi serta komitmennya.

“Karena belum kenal visi misi dan komitmen, maka mereka sepakat membuat dialog. Mereka sepakat melakukan komunikasi dengan Arinal kemarin malam,”bebernya.

Hadir juga tadi malam Made, bukan atas nama DPD I. Dia sebagai kader melihat komunikasi pak Arinal dengan DPD II. Ada juga bu Ririn, pak Ismet Roni wakil ketua DPRD, pak Tony Eka Candra anggota DPRD Lampung, saya juga di situ (waka DPD PG Lampung) dan Miswan Rodi anggota DPRD Lampung, kehadiran kami bukan sebagai DPD I Golkar. Kalau dari DPD tentu yang hadir pak Lodewijk,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut kata dia bukan pertemuan DPD I dan DPD II. Tetapi pemilik suara DPD II dan calon.

“Saat berdialog kami dari DPD I juga keluar biarkan mereka berdialog. Mereka mencari sisi positifnya. Mereka baru kenal bahwa pak Arinal adalah pensiunan birokrat, ada pengalaman organisasi,” ujarnya.

DPD II terusnya sepakat berharap Arinal menjadi ketua Golkar Lampung.”Akhirnya gayung bersambut dan mereka (DPD II) setuju pak Arinal menjadi ketua DPD. Kami dari DPD I hanya penonton, pengamat, Bu Ririn, Pak Ismet, saya, pak Tony dan pak Miswan, semua hanya mengamati. Kami ingin melihat bagaimana dia berkomunikasi dengan DPD II,” ungkapnya. (*/win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *