8 views

Jadi Saksi Kasus City Spa, Anggota tak Izin Komandan

HARIANFOKUS.com – Komandan Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) Kolonel Kav Supriatna, mengakui belum mengetahui terkait anggotanya yang menjadi saksi ke dalam perkara pencabulan di pusat kebugaran City Spa atas terdakwa Kepala Badan Polisi Pamong Praja (Kaban Pol PP) Kota Bandarlampung, Cik Raden.

Supriatna menjelaskan dirinya belum mendapatkan laporan terkait adanya anggota yang menjadi saksi di persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (12/10) lalu.

“Saya belum dapat laporannya itu, nanti saya cek dulu ya,” kata dia melalui sambungan telpon, Kamis (13/10)

Menurutnya, anggota TNI yang menjadi saksi di persidangan sipil memiliki prosedur tersendiri dengan mengajukan surat ke satuan anggota yang bersangkutan bertugas. Jika prosedur tersebut tidak dipenuhi maka artinya telah menyalahi aturan.

“Prosedurnya harus mengajukan surat ke satuannya, kalau tidak ada tidak bisa diizinkan untuk menjadi saksi. Kalau memang ternyata anggota itu tidak ada izin nanti akan kami panggil karena telah menyalahi aturan,” ujarnya singkat yang tengah sibuk bertugas.

Sementara terpisah Kasat intel Polresta Bandarlampung Andi Purnomo Sidik saat dikonfirmasi terkait anggota Polri menjadi saksi dalam persidangan Kasat Pol PP Cik Raden belum mengetahuinya.

” Saya belum tau siapa yang menjadi saksi dalam persidangan itu, mungkin Polda atau Polresta, tetapi sampai saat ini saya belum tau siapa orangnya,” katanya.

Untuk menjadi saksi dalam sebuah persidangan lanjutnya haruslah melalui mekanisme yang berlaku, harus ada izin terlebih dahulu sebelum menjadi saksi tersebut.

“Kalau mau jadi saksi ada izin terlebih dahulu, kan ada mekanisme nya semua ada aturannya, tapu sampai saat ini belum ada yang minta izin menjadi saksi itu yang saya tau di sini, ” tandasnya.

Sebelum nya sidang perkara dugaan asusila di lokasi kebugaran di City Spa yang menyeret Kepala Badan Polisi Pamong Praja (Kaban Pol PP) Kota Bandar Lampung, Cik Raden kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (12/10)

Dalam persidangan yang digelar secara tertutup itu, terdakwa beserta pengacaranya menghadirkan saksi tiga orang dari TNI dan Polri. (*/win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *