Cik Raden Bacakan Pledoi

HARIANFOKUS.com – Sidang perkara asusila di lokasi kebugaran di City Spa yang menyeret Kepala Badan Polisi Pamong Praja (Kaban Pol PP) Kota Bandar Lampung, Cik Raden kembali dilanjutkan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (1/12/2016).

Dalam berkas pledoi sebanyak 167 halaman itu, Niriski Perdana Putra, Pengacara Cik Raden menjelaskan jika kliennya tidak pernah memerintahkan anggotanya, Gusti untuk melakukan persetubuhan ataupun memaksa terapis Puji untuk membuka baju serta melakukan ancaman seperti yang dilakukan Gusti.

Menurutnya, tindakan asusila itu bukan atas dasar perintah Cik Raden. Terdakwa hanya memerintahkan agar anggotanya tersebut dapat menginvestigasi Pusat Kebugaran City Spa yang diduga menjadi lokasi prostitusi. “Itu berdasarkan fakta persidangan dan dari keterangan saksi Dedi saputra dan saksi Budi ari himawan,” kata dia.

Dalam proses investigasi, lanjutnya, sebagai lembaga penegak hukum peraturan daerah dapat melakukannya walaupun tanpa surat tugas dan dalam penelusuran tersebut, Sat Pol PP telah melakukannya sebanyak dua kali untuk memperjelas kegiatan prostitusi dalam City Spa.

“Dasar hukum yang dilakukan Cik Raden untuk menyuruh dilakukan penelusuran tindakan prostitusi di City Spa itu hukumnya jelas, ada hak kontributif. Berarti ada undang-undamg yang mengatur, walaupun tanpa surat tugas tetap bisa dilakukan penelusuran itu. Kalau memang diawal sudah tidak bisa dilakukan prostitusi, maka tidak akan dilakukan dua kali,” urainya.

Selain itu, terdakwa Cik Raden juga membacakan pembelaannya sendiri. Ia menceritakan jika dirinya sangat tidak menyangka dirinya akan terseret dalam kasus dugaan asusila ini. Sebab, proses hukum tersebut membuatnya merasa malu karena sudah menjadi contoh yang tidak baik.

Terdakwa Cik Raden juga turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada majelis hakim yang telah menjadikannya tahanan kota dan melanjutkan tugasnya sebagai Kaban Pol PP. “Dengan keputusan yang mengeluarkan saya dari tahanan, akhirnya saya bisa bertemu bersama cucu saya lagi” tutupnya.

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *