16 views

Merawat Dengan Darah Sendiri

SEPULANG dari salon sore tadi, wajah Dinda tampak tidak ceria. Padahal sudah hampir seharian ia menghabiskan waktu untuk perawatan.

“Seharian sudah ke salon, pulang-pulang kok nggak ceria gitu sih, mbak? Jadi ngapain aja?” tegur Gilang.

“Nggak sreg aja mbak jalani perawatan wajah sekali ini, dek! Padahal katanya pake serum buatan Amerika lo! Tapi kok gimana gitu di hati mbak! Ada yang kurang sreg gitulah pokoknya!” sahut Dinda.

“Aduh, jangan mudah amat kena rayu dengan promosi pake serum atau vitamin buatan luar, mbak! Kita kan nggak tau buatnya pake sampel apa! Salah-salah malah pake bahan yang kehalalannya perlu dipertanyakan lo!?”

“Ya mau gimana dong! Sekarang ini kan yang namanya perawatan wajah itu sudah jadi trend, dek! Kan mbak nggak mau banyak jerawat atau wajahnya kurang bersinar!” kata Dinda.

“Merawat wajah agar tetap bersih, sehat dan kinclong memang sudah lazim, mbak! Tapi jangan asal aja cari tempat dokternya! Apalagi terbius dengan beragam promosi produk luar negeri!”

“Jadi bagusnya gimana ya dek untuk merawat wajah utamanya yang bagus?!” tanya Dinda.

“Mbak harus cari dokter kecantikan yang sudah pake program PRP!”

“Apa pula itu, dek?!”

“Untuk mbak tau ya, treatment perawatan wajah dengan metode PRP alias platelet rich plasma itu metode perawatan dengan memanfaatkan serum yang berasal dari darah pasien sendiri. Serumnya diambil dari darah pasien yang diproses dengan metode sentrifugasi, sehingga menghasilkan serum yang kaya akan platelet, yang berfungsi untuk perbaikan dan regenerasi jaringan tubuh yang rusak termasuk kulit dan akar rambut,” jelas Gilang.

“O gitu, dek! Terus fungsinya PRP itu apa?!”

“Dalam dunia kecantikan, PRP sebagai metode yang aman dan efektif untuk perawatan anti-aging, rejuvenation, kerutan, hingga mengatasi masalah kebotakan! Nah, mbak harus ikuti perkembangan dunia perawatan wajah, jadi nggak bakal mudah dirayu dengan beragam produk kuno!” lanjut Gilang.

“Wah, bagus juga ya dek? Terus gimana polanya?!”

“Ibaratnya, dengan metode ini kita merawat dengan darah sendiri, mbak! Treatment ini dilakukan dengan mengambil 10cc darah kita sendiri yang kemudian diproses hingga didapatkan serum! Nah, serum itu kemudian diaplikasikan ke wajah dan kulit kepala dengan berbagai cara, seperti roller dan injeksi! Jadi, apa yang disuntikkan ke wajah kita, ya serum dari darah kita sendiri, mbak! Bukan dari produk diluar badan kita!” urai Gilang.

“Wah, sip bener itu, dek! Kok adek bisa tau ginian juga sih?!” kata Dinda terkagum-kagum.

“Nyantai aja kali, mbak! Ilmu pengetahuan kan bisa kita dapati darimana aja! Tinggal kita mudeng apa nggak dengan kemajuan ilmu itu! Dan metode PRP ini sebenernya juga mengajarkan kepada kita, bahwa kalo ada ketidakbagusan di wajah kehidupan kita, yang harus dilakukan untuk memperbaikinya ya dengan diri kita sendiri! Bukan dengan minta bantu tetangga apalagi mengundang orang baru untuk memperbaiki wajah kita! Masalahnya, kebanyakan kita lebih suka memakai topeng untuk menutupi wajah yang sedang bopeng ketimbang berikhtiar dengan menggerakkan aliran darah kita sendiri!” tutur Gilang lagi. (ยค)

 

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *