Makna Tagline Alzier ; Berjuang (Beras, Baju, dan Uang)

HARIANFOKUS.com – Sedikit banyak jargon perjuangan, seperti tagline dipercaya bisa meningkatkan popularitas bakal calon (Bacalon) dalam Pemilihan kepala daerah (Pilkada). Tidak terkecuali untuk Pilgub Lampung mendatang, 2018. Bacalon yang digadang-gadang akan maju, mulai menyebarkan tagline mereka.

Sebelumnya Ketua Dewan Pertimbangan DPD I Partai Golkar Lampung, M. Alzier Dianis Thabranie memasang banner dengan tagline Berjuang yang merupakan singkatan dari Beras, Baju dan Uang. Disusul kemudian Bacalon gubernur dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzammil Yusuf dengan tagline Tegas Membela Rakyat.

Ditanya mengenai tagline ini, Alzier mengakui tagline tersebut akan kembali digunakan dalam Pilgub mendatang. Pasalnya, ia menilai Berjuang masih relevan dan sudah melekat didirinnya.

“Tagline kita tetap Berjuang; Beras, Baju dan Uang,” kata Alzier melalui ponsel, Minggu (9/4). Tagline ini, juga digunakan Alzier saat maju bersama Lukman Hakim di Pilgub Lampung sebelumnya. Alzier menjelaskan tidak ada unsur transaksional dalam taglinenya ini.

Alzier menjelaskan Berjuang merupakan kalimat yang membakar semangat. Sedangkan Beras, Baju dan Uang merupakan rangkuman dari sasaran program kerja jika terpilih kelah.

“Orang di Lampung itu sudah tidak ada lagi pengharpaan dari pemimpinnya, untuk bagaimana setiap bulan bayar listrik, sekolah anak, bayar pulsa, biaya kesehatan, kalau pemimpin tidak bisa diharapkan lagi, susah. Ini yang perlu kita ubah,” katanya.

Karena itu, kata dia Berjuang dimaknai sebagai tiga hal paling dasar yang harus diwujudkan pemimpin kepada masyarakatnya.

“Beras baju dan uang, itu tiga konotasi yang paling ringan. Pagi-pagi harus sarapan, lontong sayur. Mau kerja, makan nasi goreng, nasi putih, pakai baju yang bersih, walaupun tidak baru yang rapi. Itu semua kalau tidak pakai uang, dipentung orang,” jelasnnya.

Karena itu, kata dia tidak ada konotasi negatif dari tagline berjuang yang ia bawa.

“Jadi kita mengajarkan tim relawan kita tidak munafik. Pemimpin harus bisa mengubah taraf ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Alzier juga membantah jika ada unsur politik uang dari taglinenya itu.

“Apakah ini dianggap money politik? Ya enggak geh. Ini yang perlu diterjemahkan kepada mahasiswa di Lampung, yang dimaksud berjuang itu, itu. Bukan jelek, seoalah-oolah ini mau maju (Pilgub) karena punya uang, mau nyogok, bukan itu. Jadi harus ada perbaikan ekonomi masyarakat. Itu akan diimplementasikan dalam program kerja,” tandasnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *