17 views

Tidak Terima Dibilang Mustafa Pencitraan, NasDem Buka-bukaan

HARIANFOKUS.com – Partai NasDem Lampung membantah jika program ronda hanya dinilai sebagai bentuk pencitraan semata Bupati Lampung Tengah, Mustafa yang disinyalir demi memuluskan langkah politiknya. Namun demikian, NasDem mengakui jika Walikota Bandarlampung Herman HN yang pertama melakukan program ronda dibandingkan ketuanya.

Menurut Ketua Bapillu Partai NasDem Lampung, Edwin Hanibal, meski Herman HN yang lebih dahulu menggaungkan program ronda, tapi jelas berbeda dengan dengan program ronda yang dilakukan Mustafa.

“Beda rondanya Herman HN dengan Mustafa.Kalau Herman cuma memerintahkan untuk setiap RT melakukan ronda tanpa dia melihat atau hadir dalam ronda, sedangkan Mustafa dia mendatangi dan menghadiri setiap ronda yang ada didusun atau kampung-kampung di semua kecamatan di Lampung Tengah,” jelas Edwin, Senin (24/4) malam.

Karena keseriusan Mustafa menjaga keamanan melalui program ronda, sambung mantan komisioner KPU Lampung ini, diapresiasi oleh pihak kepolisian.

“Jadi bukan dia yang meminta untuk diberitakan atau sebagai pencitraan,” ujarnya.

Menurut Edwin, Mustafa sangat layak untuk maju dalam Pilgub Lampung tahun mendatang, 2018 meskipun telah disumpah agar setia kepada jabatan selama 5 tahun untuk memimpin Lamteng.

“Mustafa sudah lima tahun sebagai wabup walau baru 1 tahun lebih sebagai bupati, tapi prestasi beliau sudah banyak. Selain program ronda yang membuat keamanan di Lamteng terjamin, kemudian Lamteng menjadi terang benderang karena setiap kampung di Lamteng punya program penerangan dengan memasang listrik, infrastruktur, belum lagi menjaga stabilitas harga singkong, dan menebar benih baung disetiap waduk,” paparnya.

Secara track record (rekam jekak), menurut mantan Ketua LBH Bandarlampung ini juga, sosok Mustafa juga sudah matang.

“Organisasinya beliau menjadi Ketua Kadin Lampung, Ketua Pemuda Pancasila, dll artinya dia memang sudah biasa memimpin hal-hal yang susah sehingga kalo dia jadi Gubernur bisa langsung action bukan lagi belajar,” tandasnya.

Sebelumnya, Walikota Bandarlampung Herman HN meminta agar kepala daerah yang akan maju Pilgub Lampung untuk lebih menonjolkan prestasi ketimbang pencitraan.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *