128 views

Tulang Bawang : Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jalankan Program Pelayanan Efektif Dan Efisien

HARIANFOKUS.com, Tulangbawang – Bagaimana seharusnya kebijakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilaksanakan?

Pertanyaan diatas merupakan subtansi dari pelayanan perijinan. Hal inilah yang menjadi pedoman dalan prioritas program pelayanan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu Kabupaten Tulang Bawang.

 

 

 

 

 

 

Menurut Kepala Dinas, Ir. Donny Agung Wibawanto, Efektifitas dan Efisiensi yang dimaksud adalah memangkas birokrasi yang berbelit-belit.

“Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA), dapat memangkas birokrasi yang selama ini berbelit-belit, memangkas sejumlah meja yang kerap dikeluhkan masyarakat atau warga saat mengurus berbagai perizinan baik untuk kegiatan pribadi maupun bisnis,”tandasnya.

Pengertian Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) adalah kegiatan penyelenggaraan jasa perijinan dan non-perijinan yang proses pengelolaannya dimulai dari tahap permohonan sampai ke tahap penerbitan ijin dokumen, dilakukan secara terpadu dalam satu tempat.

 

 

 

 

 

 

 

Konsep ini sangat efektif, pemohon cukup dating ke satu tempat dan bertemu dengan petugas front office saja. Tentu, hal ini juga dapat meminimalisasi interaksi antara pemohon dengan petugas perijinan dan menghindari pungutan-pungutan tidak resmi.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tulang Bawang, dalam programnya memiliki tujuan ;

  1. Mempercepat waktu pelayanan dengan mengurangi tahapan-tahapan dalam pelayanan yang kurang penting. Koordinasi yang lebih baik juga akan sangat berpengaruh terhadap percepatan pelayanan perizinan.
  2. Menekan biaya pelayanan biaya izin usaha, selain pengurangan tahapan, pengurangan biaya juga dapat dilakukan dengan membuat prosedur pelayanan serta biaya resmi menjadi lebih transparan.
  3. Menyederhanakan persyaratan izin usaha industry, dengan mengembangkan sitem pelayanan parallel dan akan ditemukan persyaratan-persyaratan yang tumpang tindih, sehingga dapat dilakukan penyederhanaan persyaratan. Hal ini juga berdampak langsung terhadap pengurangan biaya dan waktu. (S)
Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *