1 views

Tokoh NasDem Dikerjai Tukang Cukur

┬ĄCatatan Fajrun Najah Ahmad (5)

 

SABTU (29/4) dinihari. Setelah melakukan tawaf dan sa’i, ibadah umrah kami ditutup dengan tahalul. Ditandai dengan pemotongan beberapa lembar rambut selepas berdoa di Bukit Marwa.

Setelah itu, masing-masing kami mencari tempat cukur untuk meneruskan pemotongan rambut ataupun merapihkannya. Pun dengan saya dan anggota rombongan lainnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya selalu memilih ke tukang cukur yang ada di pertokoan bawah Zam Zam Tower. Kenapa? Selain harganya tak pernah berubah, yaitu 10 riyal sekali pangkas, juga cepat, bersih dan profesional dalam urusan kepala. Pun pagi itu, ditemani istri, Irvan dan istrinya, saya ke salah satu tukang cukuri disana, yang sudah diarahkan “calo” sejak dari pelataran Masjidil Haram.

Proses penggundulan kepala saya berlangsung relatif cepat. Maklum, saya selalu plontos setelah melakukan umrah. Tak saya sisakan rambut di kepala. Beda dengan Irvan. Awalnya dia mau “merapihkan” rambutnya saja. Tapi setelah didorong istrinya; Vero, dan istri saya, salah satu pimpinan Bank Lampung Cabang Sudirman itu akhirnya mau dipotong rambutnya dengan sisa hanya 1 cm.

Kawasan tempat pangkas rambut pasca umrah yang ada dibawah Zam Zam Tower sebenernya sudah familiar bagi jamaah asal Indonesia. Selain karena murah, juga tempatnya bisa dibilang sepelataran dengan Masjidil Haram. Tapi rupanya baru sekali kemarin itu Irvan merapihkan rambutnya disana. Saat beribadah haji maupun ibadah umrah tahun 2015, ia merapihkan rambutnya di pangkas rambut yang ada di hotel tempatnya menginap. Biayanya pun 3 kali lipat saat saya ajak potong rambut di pangkas yang ada di bawah Zam Zam Tower.

Dalam urusan menuntaskan tahalul ini ada cerita unik. Adalah Patrice Rio Capella. Mantan Sekjen DPP NasDem ini satu rombongan dengan saya dalam “perjalanan wisata batin 2017”. Ditemani istrinya: Restuty Aprillia Djauhari, Rio Capella membeberkan pengalamannya. “Saya dikerjai tukang cukur waktu tahalul,” kata Rio saat kami cengkrama, Sabtu (29/4) sore.

Dikerjai bagaimana Bang Rio? Sang istri menjelaskan, selepas sa’i, mereka ingin menuntaskan tahalul suaminya dengan menggunduli kepalanya. Masuklah Rio Capella ke Obedience Barber Shop di Al Safwa Tower, Makkah. “Bayarnya mahal bener. Kena 100 riyal,” ujar istri Rio Capella.

Kok mahal bener? “Biaya ngegundulinnya sih cuma 30 riyal. Tapi abis digunduli kan dikasih berbagai cream rambut gitulah. Nah, itu yang mahal. Jadi total kena 100 riyal. Kami jadi ngerasa dikerjain sama tukang pangkas itu,” sambung Restuty. Mendengar penjelasan istrinya, Rio Capella hanya tersenyum. Dan akhirnya, tokoh NasDem ini berujar: “Ya kan jarang-jarang kesini, sesekali dikerjain kayak gini ya nggak apa-apalah! Dibawa ikhlas dan asyik-asyik aja!” (Bersambung)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *