Akreditasi Puskesmas Tulang Bawang

Harianfokus.com, Menggala –  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, pasal 54 ayat (1) menyatakan bahwa penyelenggaraan pelayanan kesehatan dilaksanakan secara bertanggungjawab, aman, bermutu serta merata dan non diskriminatif. Dasar hukum tersebut menjadi pedoman Dinas Kesehatan Tulang Bawang mengejar peningkatan mutu kinerja, melalui perbaikan sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan.

“Tujuan utama dari akreditasi Puskesmas adalah untuk pembinaan peningkatan mutu kinerja, melalui perbaikan sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan dan program, serta penerapan manajemen resiko, dan bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi”, terang Heri Novrizal selaku Kepala Dinas Kab. Tuba.

 

Maka, menyadari bahwa akreditasi Puskesmas adalah suatu pengakuan terhadap hasil dari proses penilaian eksternal, oleh Komisioner Akreditasi terhadap Puskesmas, apakah sesuai dengan standar akreditas yang ditetapkan, dinas kesehatan Tuba yang memiliki 18 Puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan, pada tahun 2016 telah dilaksanakan akreditasi terhadap tiga Puskesmas di Kabupaten Tulang Bawang, yaitu:

1). Puskesmas Tulang Bawang:

2). Puskesmas Penawar Jaya, dan;

3).Puskesmas Paduan Rajawali.

Proses akreditasi tiga Puskesmas ini melalui metode survei dan evaluasi di tahun 2016. Hal tersebut dilakukan sebagai tolok ukur kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hasil yang dicapai berdasarkan penilaian dari Lembaga Independen Penyelenggara Akreditasi Puskesmas yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia terhadap ketiga puskesmas tersebut adalah Puskesmas Tulang Bawang 1 memperoleh Akreditasi Utama, Puskesmas Penawar Jaya dan Puskesmas Paduan Rajawali memperoleh Akreditasi Madya.

Proses akreditasi kami lakukan sesuai prosedur, dan alur proses akreditas,” imbuh Heri. Seperti yang tertera dalam alur proses dibawah ini:

Alur gambar berikut untuk mengetahui mekanisme Akreditasi Puskesmas:

 

Keterangan:

  1. Pengajuan permohonan akreditasi;
  2. Cek kesiapan Puskesmas;
  3. Mengirimkan surat permohonan akreditasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi;
  4. Meneruskan permohonan kepada Komisi Akreditasi;
  5. Menugaskan koordinator untuk membentuk tim surveyor;
  6. Survei Akreditasi;
  7. Pengiriman hasil survei kepada koordinator surveyor;
  8. Meneruskan rekomendasi hasil survei kepada Komisi Akreditasi;
  9. Penerbitan sertifikasi oleh Komisi Akreditasi yang kemudian dikirimkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi;
  10. Meneruskan sertifikasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota;
  11. Menyerahkan sertifikasi akreditasi kepada Puskesmas atau Klinik.

 

“Mudah-mudahan hasil kerja keras kami dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat sampai sejauh ini dapat bermanfaat dengan baik, serta ke depan mendapat dukungan semua pihak sehingga pelayanan kesehatan yang bermutu dapat lebih merata di seluruh wilayah Tulang Bawang”, pungkas Heri.*(didi/wib)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *