Disperdag Tuba Wacanakan Bentuk UPTD Metrologi Legal

HARIANFOKUS.com – Dinas Perdagangan (Disperdag) Kabupaten Tulangbawang, segera membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal, agar ke depan bisa mandiri melaksanakan kegiatan tera dan tera ulang, untuk mengecek alat ukur, timbangan para pedagang, SPBU, dan lapak singkong serta lapak kelapa sawit.

Sekretaris Disperdag Kabupaten Tulangbawang, Ivan Septianto didampingi kabid stabilisasi perdagangan Mad Nuar, mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah menyiapkan pembentukan UPTD Metrologi Legal, verifikasi di Kementerian Perdagangan (Kemendag RI) untuk memperoleh Surat Keterangan Kelayakan Pelaksanaan Tera dan Tera Ulang (SKKPTU), sebagai tanda legalitas kewenangan dari Kementrian Perdagangan untuk bisa melaksanakan tera dan tera ulang sendiri.

“Kemudian untuk sarana dan prasarana terutama kantor sudah kami siapkan, ditambah sumber daya manusia (SDM), akan ada 4 petugas yang masing-masing sudah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) tera dan diklat pengamat tera. Dengan otonomi daerah, kami ingin senantiasa meningkatkan pelayanan bagi para pelaku industri dan para pedagang dalam menguji kelayakan alat ukur atau timbangan, SPBU, untuk itu, kami optimistis bisa meraih SKKPTU,” ungkap Ivan Septianto saat ditemui diruangan, rabu ( 2/8).

Sementara itu, pada pelaksanaan tera dan tera ulang berbagai macam peralatan dan jenis alat ukur, takar, timbang serta perlengkapannya ini, Disperdag Kabupaten Tulangbawang, berkerjasama dengan UPTD Metrologi Legal Lampung Tengah.

“Kegiatan ini, akan kita rutin dilaksanakan setiap tahun, untuk memelihara alat ukur atau timbangan para pedagang, SPBU, karena terkadang saking sibuknya para pedagang tidak sempat untuk melakukan pemeliharaan alat timbangannya sendiri,”terang Ivan.

Ivan septianto menjelaskan, bahwa UPTD Metrologi Legal, bila didirikan dapat memberikan dampak positif untuk daerah Tulangbawang, dan menjadi incam PAD APBD Tuba kedepannya. “Harapan saya, bisa meningkatkan iklim jual-beli yang baik, membantu para pedagang dalam perawatan alat timbangannya dan melindungi konsumen, dapat meningkatkan PAD dan APBD Tulangbawang,”harap Ivan. (saidi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *