Protokol Panggil Dewan Lewat Pengeras Suara dan Dihujani Interupsi

HARIANFOKUS.com – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung hari ini, Selasa (22/8) dengan agenda Pembicaraan Tingkat I Tentang Jawaban Gubernur Lampung Terhadap Pemandangan Umum Fraksi- Fraksi terhadap APBD-P 2017 nampak sepi dan molor.

Paripurna yang seyogyanya digelar jam 10.00 WIB baru dapat dimulai jam 11.10 WIB.

Hanya ada beberapa anggota DPRD Lampung saja yang nampak sudah berada di area gedung rapat paripurna.

Pihak protokoler pun sempat mengumumkan melalui  pengeras suara untuk memanggil anggota DPRD agar segera menuju ruangan rapat paripurna.

“Kepada ibu/bapak anggota DPRD yang berada di fraksi maupun komisi untuk segera masuk ruang rapat paripurna karena rapat paripurna akan segera dimulai,”¬† bunyi pengeras suara yang tersambung ke setiap ruangan yang ada di gedung DPRD Lampung.

Ketika rapat paripurna baru dimulai yang dipimpin Pattimura (Fraksi Gerindra) langsung diinterupsi oleh Noverisman Subing (F-PKB). Dia meminta pimpinan DPRD Lampung untuk menskor atau tunda sebelum dihadiri Gubernur Lampung M Ridho Ficardo.

“Bukan saya menampikan kehadiran pak Sutono (Sekda) tanpa surat kuasa pak Sekda ini, menurut saya seperti surat cinta buka surat kuasa. Kami rindu gubernur muda yang pintar dan memiliki suara bas ini, saya kira ada elok dan bijaknya kalau diskor saja,” ujarnya.

“Saya kira tidak ada aturan gubernur atau wagub harus hadir dalam rapat paripurna, karena ini sudah ada surat kuasanya ya kita harus lanjutkan pimpinan,” ungkap Yandri (F- Demokrat).

Pimpinan mempersilahkan Sutono berbicara terkait surat kuasa yang diberikan Gubernur Lampung.

“Saya penerima kuasa khusus dari gubernur karena beliau sedang menjalankan tugas kedinasan. Saya diberiakn mandat untuk mengikuti serta membacakan jawaban pandangan fraksi,” jelas dia.

Rapat paripurna akhirnya diskor selama 15 menit untuk melakukan diskusi antar ketua fraksi, apakah rapat paripurna dilanjut atau ditunda sebelum gubernur hadir.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *