Meriah di Panggung, Sepi Penonton

HARIANFOKUS.com – Pembukaan Lampung Festival Krakatau 2017 berlangsung di Lapangan Saburai, Jum’at (25/8) malam. Dari atas panggung, event organizer (EO) yang mengendalikan acara Diandra menampilkan kemewahan. Lighting atau lampu sorot berwarna-warni memancar dari panggung menambah kemewahan pembukaan LKF 2017 yang dibuka langsung Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo.

Kemeriahan ini dari atas panggung ini hanya dinikmati sebagian masyarakat Lampung. Pantauan Fokus, Penonton yang ada di depan panggung sepi. Hanya ada fotografer, awak media dan puluhan masyarakat.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo saat menghadiri pembukaan Lampung Festifal Krakatau.

Jarak antara panggung dan podium gubernur dan tamu undangan cukup jauh sekitar 50 meter. Jauhnya jarak ini, justru semakin menampilkan kelengangan acara.

Padahal guberbur Ridho dalam sambutannya berharap banyak kepada festival tahunan ini. “Semoga Lampung Festival Krakatau ini berevolusi menjadi kegiatan tingkat Internasional. Krakatau merupakan gunung terkenal didunia karena letusan berapi terdahsatnya. Ini menjadi modal buat kita,” ungkap Ridho.

Ridho sendiri hadir mengenakan peci batik dan baju batik berwarna hijau tosca, warna favoritnya. Sebelum acara dimulai, gubernur muda ini sempat berkeliling ke stand-stand, beberapa warga meminta foto bersama.

Sejumlah pejabat hadir dalam acara ini. Yang hadir diantaranyan Kadis Pariwisata Budiarto, Kadis Pendidikan Sulpakar, Kadis Perdagangan Ferynia, Kepala Biro Perlengkapan Fauziah, dan Kepala Bappeda Taufik Hidayat.

Kemudian, Kadis Kominfo Chrisna Putra,  Kaban Kesbangpol Irwan S Marpaung,  Kepala Bapenda Piterdono, Kadis Peternakan dan Perkebunan Dessy Romas, Kaban Keuangan Minhairin, Karo Hukum Zulfikar, Kaban Ketahanan Pangan Kusnardi, Asisiten Bid Pemerintahan Heri Sulianto, Asisten Bid Ekonomi Pembangunan Adeham, Asisten Bid Adm Umum Hamartoni Ahadis, dan Bupati Waykanan Raden Adipati.

Namun, pejabat yang hadir seakan ‘absen muka’ saja dihadapan gubernur. Mereka duduk di tenda undangan dan terlihat lebih banyak memainkan ponsel. Beberapa diantarnya berbincang-bincang, tidak menimati setiap pertunjukan yang ditampilkan. Sementara tenda dua, nampak sepi hanya ada beberapa pejabat saja yang duduk.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *