39 views

Perjuangan Mukhlis Pupus

HARIANFOKUS.com – Perjuangan politisi senior PDIP Mukhlis Basri untuk memimpin PDIP Lampung berakhir sudah alias pupus. Gagalnya Mukhlis, diprediksi menjadi isyarat gagalnya dia untuk maju pada pilgub 2018 mendatang. DPP PDIP menunjuk anggota DPR RI dari daerah pemilihan Lampung Sudin menggantikan Sjachroedin ZP yang sebelumnya mendapat tugas untuk menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kroasia.

Berdasarkan data yang dihimpun, DPP PDIP masih mempercayai Mingrum Gumay sebagai sekretaris DPD PDIP dan untuk posisi Bendahara dijabat oleh Dedi Afrizal.

Sementara, Hj. Syafariah Widianti menjadi Wakil Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak, Tulus Purnomo juga ditugaskan sebagai Wakil Ketua DPD Bidang Tani, dan untuk memperkuat di Bidang Nelayan ditugaskan Zulfahmi Hasan Azhari, sedangkan posisi Eva Dwiana bertugas untuk mengembangkan ekonomi kreatif untuk rakyat kecil, dan untuk pemenangan  pemilu ditugaskan Endro Suswantoro Yaman.

Penunjukan Sudin ditentang beberapa  kader PDIP Lampung yang dianggap melanggar surat keputusan (SK) nomor 027.

“Dalam SK itu ketua DPD wajib berdomisili di Lampung dan hampir 80% PAC dari 15 kabupaten/kota menolak Sudin,” kata Suhardi, di Kantor DPD PDIP Lampung, Jumat (25/8).

Sementara itu, Koordinator Arus Bawah Kader PDIP Yohanes Joko Purwanto mengaku siap keluar dari PDIp jika Sudin tetap menjadi Ketua DPD.

“Kalau PDIP mau berkembang maka harus menolak Sudin, tetapi jika masih diteruskan maka kami akan melepaskan kartu keanggotaan. Karena PDIP sudah tidak taat aturan, tidak mendengarkan pendapat dari arus bawah, jadi untuk apa kami masih menyimpan kartu keanggotaannya,” ungkapnya.

Dedi Afrizal saat dikonfirmasi mengatakan agar semua kader bisa menahan diri terkait pengangkatan Sudin.

“Saya berharap semua bisa menahan diri, karena apapun keputusan DPP tidak terlepas dari restu ibu ketum (Megawati), pasti ada pertimbangan lain untuk kepentingan yang lebih besar,” kata Dedi.

Ketua DPRD Lampung ini juga meminta kader mempercayakan penuh kepada DPP.

“Percayakan kepada DPP dan sebagai struktur partai yang dibawah wajib loyal dan mengamankan semua kebijakan DPP,” tegasnya.

Sebelumnya diketahui, Mukhlis Basri digadang-gadang akan menjadi calon kuat pengganti Sjachroedin ZP. Bupati Lampung Barat dua periode ini juga sempat kurang beruntung saat pemilihan ketua PDIP melawan Sjachroedin ZP.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *