38 views

Muhammadiyah Wakafkan Kadernya Untuk Menjadi Penyelenggara Pemilu

HARIANFOKUS.com – Menindaklanjuti UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 21 ayat (1) huruf K yang berbunyi “Bersedia mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi masyarakat yang berbadan hukum dan tidak berbadan hukum apabila telah terpilih menjadi anggota KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.” Kemudian Pasal 21 huruf M yang berbunyi “bersedia bekerja penuh waktu”.

Semua kader yang masuk dalam jajaran pengurus di Muhammadiyah baik itu tingkatan wilayah, daerah atau bahkan cabang dan ranting, atau yang masuk dalam jajaran pengurus Organisasi Otonom Muhammadiyah yang menjadi Penyelenggara, baik itu KPU ataupun Bawaslu siap untuk mundur.

Fery Triatmojo, Ketua Pemuda Muhammadiyah Provinsi Lampung yang juga sebagai Anggota KPU Bandarlampung mengatakan bahwa dirinya juga siap untuk mundur sesuai dengan UU tersebut.

“Saya sudah menyatakan untuk mundur pada rapat Pleno Pemuda Muhammadiyah sabtu malam kemaren. Nanti akan ditindaklanjutui melalui surat resminya,” ujar Fery,  Minggu (10/9).

Sedangkan Ketua Panwas Kota Bandarlampung Candrawansah , juga menyampaikan bahwa dirinya siap mundur dan sudah mengajukan pengunduran diri dari Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Lampung waktu sidang pleno sabtu malam kemarin.

“Ya tinggal proses organisasi saja sesuai AD/ART Pemuda Muhammadiyah,” ungkap mantan Tim Assistensi Bawaslu Provinsi Lampung ini.

Terpisah dikonfirmasi sekretaris Pemuda Muhammadiyah Provinsi Lampung, Hamami menyatakan bahwa sudah ada beberapa dari Penyelenggara baik yang berasal dari KPU Kabupaten/Kota maupun Panwas Kabupaten/Kota yang mengirimkan surat pengunduran diri dari kepengurusan Pemuda Muhammadiyah Lampung.

“Sudah ada beberapa yang mengajukan surat pengunduran diri ke organisasi, ada juga yang baru menyampaikan secara lisan, kami masih menunggu yang lain untuk mengajukan secara tertulis. Karena kami sudah putuskan pada rapat Pleno Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah untuk patuh terhadap undang-undang yang berlaku,” ungkap Hamami.

Terkait hal tersebut, Muhammadiyah juga menyatakan sikap serupa, dan akan mewakafkan kader kadernya untuk berbakti kepada bangsa dan negara.

DR. Hertanto, Ketua lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah menyatakan bahwa Muhammadiyah merelakan kader kadernya untuk mengaktualisasikan diri.

“Kita wakafkan kader terbaik Muhammadiyah untuk bangsa, untuk negara jadi apa pun itu,” ujarnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *