0 views

Khoir Beberkan Catatan Pilkada 2016

HARIANFOKUS.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung menyampaikan laporannya selama menggelar Pilkada serentak, salah satunya pada Pilkada 2016 yang diikuti 5 kabupaten. Kelima kabupaten yakni Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji, Lampung Barat, dan Pringsewu.

Laporan disampaikan pada saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI ke Pemerintahan Provinsi Lampung oleh Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah. Menurut dia, ada dua persoalan dalam Pilkada 2016 yakni masalah akses data dan penegakan hukum.

“Ada kesulitan kami dalam akses data seperti di Pilkada Tukangbawang. Sampai kami harus melakukan sidang di KI (Komisi Informasi) karena penyidik ingin melakukan uji forensik terhadap dukungan calon perseorangan (B1KWK1),” kata perempuan yang akrab disapa Khoir ini, Selasa (19/9).

Untuk Pilkada Mesuji, sambung Khoir ada perosalan dalam penegakan hukum. Petahana, Khamami dan Camat Wayserdang Andi Subrastomo hingga saat ini masih menjadi tersangka.

“Saat ini masih ada kasus yang belum selesai di Kabupaten Mesuji, dugaan pelanggaran yang dilakukan petahana dan Wayserdang waktu itu tidak bisa diteruskan masih di Kejaksaan.Keduanya masih ditetapkan tersangka, belum dilepas status hukumnya. Kami akan konsultasi ke Bawaslu RI dan meminta MA (Mahkamah Agung) agar kasus ini ada kejelasannya,” ujarnya.

Untuk penandatanganan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) Pilgun sudah dilakukan dengan anggaran Rp 92,5 M namun belum dapat dicairkan karena masuk dalam APBD-P 2017 dan diketahui APBD-P saat ini masih dievaluasi di Mendagri.

“Belum pencairan anggaran Pilgub dipastikan akan mempengaruhi rekrutmen Panwascam. Sementara, NPHD di Tanggamus belum ada kejelasan, sedangkan di Lampung Utara sudah beres bahkan minggu pertama bulan depan sudah dapat dicairkan,” ungkapnya.

Terkait, pembentukan Kepala Sekretariat Panwas di seluruh Kabupaten/Kota tuturnya, hanya tinggal tiga kabupaten/kota lagi yang belum selesai. Yakni Bandarlampung, Lampung Selatan, dan Lampung Barat.

“Nanti pelantikan Kepala Sekretariat akan dilakukan serentak oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Lampung,” tandasnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *