Mengaku Debt Collector Mobil Burhan Raib

HARIANFOKUS.com – Lagi-lagi debt collector berulah, melakukan perampasan kendaraan milik Burhanudin warga Labuhan Ratu Lampung Timur seperti perampok.

Korban mengaku perampasan kendaraan roda empat jenis Honda Mobilio Nomor Polisi (Nopol) BE 2311 GQ, miliknya tersebut dengan cara menghadang dijalan raya, tak, ubahnya seperti perampok.

“Iya mobil kami sudah diikuti sejak dari Garuntang, namun secara tiba-tiba di Jalan Antasari, tepatnya dipertigaan SMK N 7, Bandar Lampung, ada tiga mobilĀ  dan satu motor, mencegat dijalan, 12 orang tapa identitas,” terang Burhanudin.

Dikatakanya, salah satu yang bersikap sebagai pimpinan rombongan tersebut berupaya mengajak berunding ditempat yang lebih jauh dari teman-temanya, kekantor lesing Mandiri Tunas Finance (MTF) Antasari, sekitar 100 meter dari tempat pencegatan.

Singkatnya, rekan korban (Burhanudin Red) Safarudin bersama dua rekanya yang sedang menunggu di kendaraan mengaku saat memberikan kunci kontak beserta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), lantaran para pelaku perampas kendaraan meminta nomor mesin dan kode kunci kontak.

Merasa permintaan tersebut telah sesuai porsedur rekan korbanpun terpedaya, tak ayal mobil merk Honda Mobilio BE 2311 GQ raib digondol rampok bertopeng Leasing atau Debt Collector.

Burhan bersama tiga orang rekanya sekira pukul 19 : 00 WIB 10/10 melapor ke Polresta Bandar Lampung, terkait adanya perampasan atau perampokan kendaraan miliknya. (kau)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *