38 views

Menjual Wisata Lampung

HARIANFOKUS.com – Ajang Garuda Hitam American Jeep Jambore 2017 rupanya tak sekadar wahana kangen-kangenan para penggila jeep buatan negara adikuasa itu. Sebagai tuan rumah, pengurus Willys Lampung Community (WLC) jauh-jauh hari sudah memikirkan nilai apa yang harus didapat dari kegiatan yang akan dihadiri seribuan peserta dari seluruh Indonesia itu.

“Dari diskusi kami di WLC, momen jambore nanti akan kami manfaatkan untuk menjual berbagai objek wisata yang ada di Lampung, khususnya di Kabupaten Pesawaran,” kata Ketua Umum WLC, Yudi Carlo.

Dipilihnya “menjual” objek wisata kepada peserta jambore jeep itu, menurut dia, selaras dengan program unggulan Gubernur M. Ridho Ficardo.

“Pengembangan pariwisata kan salah satu program unggulan Gubernur Ridho Ficardo. Sebagai bagian dari elemen masyarakat, kami tentu berupaya untuk memberikan dukungan atas program yang ada. Itu sebabnya, kami akan melibatkan diri dalam pembukaan Festival Pahawang. Dengan demikian, seluruh peserta jambore dari seantero Indonesia akan mengetahui betapa indahnya objek wisata di Lampung,” tuturnya.

Langkah WLC menjual wisata, bersahut. Pemkab Pesawaran menyambut baik usaha itu.

“Sesuai dengan perintah Bupati Dendi Ramadhona, kami sudah diajak rapat oleh pejabat di Pemkab Pesawaran. Alhamdulilah, hasilnya sangat baik. Pemkab sangat terbuka dengan kegiatan kami yang akan mengenalkan objek wisata yang ada di kabupaten itu. Bahkan seluruh peserta jambore akan difasilitasi untuk mengikuti pembukaan Festival Pahawang. Kami sangat apresiasi terhadap kepemimpinan pemerintahan di Pemkab Pesawaran,” ucap Yudi Carlo.

Hebatnya, tidak hanya Pemkab Pesawaran saja yang mendukung upaya WLC “menjual” dunia wisata pada acara Garuda Hitam American Jeep Jambore 2017 itu. Kementerian Kepariwisataan melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara pun merespon positif langkah tersebut.

“Deputinya, Pak Jhon M. Situngkir, menyatakan dukungannya bagi kami untuk mengenalkan potensi wisata yang ada di Lampung, khususnya di Kabupaten Pesawaran, kepada para peserta jambore. Kami juga mengapresiasi dukungan tersebut. Karena kami sadar, sebagai warga Lampung, kami punya tanggung jawab untuk mengenalkan potensi daerah yang ada kepada para tamu dari daerah-daerah lain,” kata dia.

Yudi Carlo optimis, perkembangan kepariwisataan di Lampung akan semakin membaik ke depannya bila semua elemen masyarakat terus berusaha mempromosikan objek wisata yang ada pada saat berlangsungnya kegiatan-kegiatan besar di daerah ini. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *