Relawan Mustafa Santuni Korban Banjir

HARIANFOKUS.com – Relawan Mustafa menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban banjir Kecamatan Klumbayan, Kabupaten Tanggamus, Sabtu, (27/10).

Bantuan diserahkan oleh Ketua Relawan Mustafa, Miswan Rodi diterima salah satu perwakilan tokoh masyarakat setempat.

Miswan, mengatakan bantuan diberikan berupa kebutuhan sembako dan pakaian. Dia berharap bantuan tersebut bisa meringankan beba, para korban banjir. “Begitu terjadi bencana, kami mendapatkan telfon bahwa relawan Mustafa binaan di Kecamatan Kelumbayan mengalami bencana banjir. Karenanya kami sigap, hari ini langsung mengirimkan bantuan ke lokasi. Mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban mereka,” katanya.

Kedatangan rombongan relawan, kata dia, juga untuk meninjau kondisi masyarakat pasca bencana banjir. “Selain menyalurkan bantuan, disini kami ingin melihat keadaan masyarakat. Apakah yang mereka butuhkan, selanjutnya akan kami diskusikan untuk menentukan langkah terbaik selanjutnya,” kata Miswan

Atas bantuan tersebut, masyarakat mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukan Relawan Mustafa. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Relawan Mustafa. Kami sangat terbantu, mudah-mudahan bisa terus berperan di masyarakat,” kata Rizal, salah satu warga.

Ketua DPW NasDem Lampung DR. Ir. Mustafa mengatakan bencana di Kelumbayan Tanggamus adalah musibah bersama, sehingga perlu ditopang bersama-sama. “Musibah mereka, musibah kita juga. Mudah-mudahan yang kami berikan bisa meringankan para korban,” kata Mustafa.

Sebelumnya, ratusan rumah di Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus diterjang banjir bandang, Rabu (25/10), malam. Tidak hanya merusak pemukiman dan fasilitas umum, banjir juga menyebabkan akses terputus karena tanah longsor dan kerusakan jembatan.

Sedikitnya terdapat 3 desa yang dilanda banjir bandang, yakni Pekon Napal, Pekon Sinar Harapan dan Pekon Sinar Maju, Kecamatan Kelumbayan. Arus banjir juga telah menyebabkan jembatan yang merupakan akses menuju lokasi dari arah Kecamatan Cukuhbalak terputus. Selain itu, sekitar seratus meter dari batas Pekon Napal, material longsoran telah memenuhi badan jalan.(*/win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *