Ridho-Mustafa Paling Ideal

HARIANFOKUS.com – Peta politik cagub-cawagub terus bergeser. Posisi petahana, M. Ridho Ficardo, yang secara dukungan rakyat masih sangat kuat, menjadi magnet bagi banyak tokoh untuk merapatkan diri atau tim sukses Ketua Partai Demokrat Lampung itu yang meliriknya.

Mengemukanya rumor bakal lahirnya pasangan tangguh: Ridho-Mukhlis pada pilgub mendatang, memunculkan riak yang cukup serius di berbagai elemen. Ridho bergandengan dengan Mustafa yang dinilai lebih tepat dalam melajukan percepatan pembangunan di Lampung lima tahun ke depan.

Bakal bersatunya tokoh muda ini bukan sesuatu yang mengejutkan. Pasalnya, keduanya kerap kompak dalam menghadiri berbagai acara. Seperti belum lama ini, panggung Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Partai Hanura Lampung di Hotel Sheraton, Senin (23/10) menjadi bukti harmonisnya hubungan keduanya. Mustafa sempat menghampiri Ridho yang sudah masuk mobil untuk bersiap meninggalkan lokasi rakerda.

Selain itu, kubu Arinal dan Herman HN diprediksi akan ketar-ketir kalau sampai Ridho menggandeng Mustafa. Karena selain sudah sama-sama terbukti kinerjanya bagi masyarakat, sebagai tokoh muda juga mereka pasti akan berbuat lebih maksimal guna mendongkrak karier politiknya kedepan, ketingkat nasional.

Dosen Unila Yudianto mengatakan, bersatunya Ridho-Mustafa memiliki nilai positif dan potensial. Keduanya memiliki pengalaman Ridho sebagai gubernur dan Mustafa sebagai bupati tentu dalam memimpin pemerintahan sudah mengetahui kelemahan dan kelebihan.

“Keduanya merupakan ketua DPD dan DPW partai, satu Demokrat satu NasDm tentu ini adalah keuntungan dari sisi politik syarat dukungan tanpa mahar sudah cukup. Keduanya bila berlayar bersama tentu akan banyak membawa perubahan karena memang mereka pemuda yang potensial, energik dan berpengalaman,” kata dia saat dihubungi, Minggu (29/10) siang.

Munculnya pasangan Ridho-Mustafa sambung dia, memunculkan kekuatan baru dan diprediksi kandidat oleh Doktor ini, akan mendapat dukungan yang signifikan.

“Tentu ini sangat membuat ketar-ketir rivalitas calon yang lain,” ucapnya.

Sementara Robi Cahyadi yang juga Dosen Unila, mengakui masih berkeyakinan jika Pilgub Lampung akan memiliki empat poros yakni Ridho, Mustafa, Herman, dan Arinal.

“Peluang untuk bersatu tergantung siapa yang mau mengalah menjadi wakil, tetapi dilihat dari sudut pandang saya, tidak ada satupun yang bersedia menjadi wakil,” tutur Robi. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *