Bupati Bela Abis Si Dul

HARIANFOKUS.com – Perilaku Kadis Pemerdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lampung Selatan Drs Dulkahar yang memakai jas PAN saat menghadiri pengukuhan bupatinya, Zainuddin Hasan, menjadi Ketua DPW PAN Lampung, Senin (6-11) lalu, dan dinilai banyak kalangan telah menciderai netralitas ASN,  ternyata mendapat pembelaan abis-abisan dari sang bupati.

“Saya tahu, saat itu (Dulkahar alias Si Dul, red) hanya nyoba baju saja. Tapi karena fotonya beredar, jadi ramai,” kata Zainuddin Hasan saat memberi sambutan pada pelantikan pejabat eselon III Dan IV di lingkungan Pemkab Lamsel, Rabu (8-11) siang.

Pernyataan ini terkesan membela abis pengakuan si Dul sebelumnya. Kadis PMD Lamsel yang dikenal sebagai loyalis mantan Bupati Lamsel Rycko Menoza itu mengaku bila dirinya memakai jas PAN hanya mencoba jualan orang saja. Tak jelas, apakah di tempat pengukuhan DPW PAN Lampung, di Swis-Belthotel, saat itu ada penjaja jas khas partai berlambang matahari terbit tersebut.

Yang pasti, Bupati Zainuddin Hasan memang membela abis langkah si Dul.

“Namanya diundang, kalau bisa ya wajib datang. Tetapi memang harus tetap menjaga netralitas sebagai ASN,” lanjutnya.

Meski terkesan membela abis anak buahnya yang dipergoki kalangan wartawan dengan pakaian jas partai yang kini dipimpinnya, Zainuddin tetap bersikap tegas dengan meminta jajaran aparatur di daerahnya untuk berhati-hati apabila menghadiri undangan.

“Apalagi tahun 2018 akan ada pemilihan gubernur, tentu banyak undangan resmi. Sepanjang tidak terlibat dalam aksi dukung mendukung dan tetap menjaga netralitas selaku ASN, ya tidak apa-apa,” kata dia lagi.

Seperti diketahui, Kadis PMD Lamsel Drs Dulkahar, yang beken disapa Si Dul, diketahui menghadiri pelantikan pengurus DPW PAN Lampung dengan memakai atribut partai tersebut. Bahkan dengan santainya, mantan Camat Natar itu tak merasa bersalah bila perilakunya tersebut telah melanggar ketentuan tentang ASN yang harus netral dan tidak terlibat dalam politik praktis.

Menurut pantauan, pada acara yang dihadiri Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan itu, bukan hanya Si Dul, pejabat Pemkab Lamsel yang meninggalkan tempat kerjanya demi menyaksikan sang bupati; Zainuddin Hasan, dikukuhkan oleh sang kakak; Zulkifli Hasan, menjadi Ketua DPW PAN Lampung, setelah menggusur Bachtiar Basri melalui muswillub.

Hampir seluruh kepala OPD Dan camat di wilayah Lamsel, hari itu “pindah ngantor” ke Swis-Belthotel, tempat acara pelantikan Zainuddin Hasan dilakukan. Hanya saja, mereka tetap memakai atribut pakaian ASN. Hanya Si Dul saja yang “kebablasan”, walau menurut pengakuannya, hanya mencoba baju yang sedang dijual.

Sementara sumber di DPRD Lamsel menyatakan, “Kasus Si Dul” ini akan menjadi pintu masuk bagi legislatif untuk menekan Bupati Zainuddin untuk tidak mengikutsertakan ASN dalam kegiatan politiknya. “Sekarang kan bupati jadi Ketua partai tingkat provinsi. Bisa saja ASN di Lamsel akan terbawa-bawa dalam urusan politik praktis. Kalau ini sampai terjadi, tentu membahayakan bagi harmonisasi pemerintahan di Lamsel. Karena itu, kami di dewan sedang akan merapatkan Hal tersebut, agar tidak menjadi kebiasaan ke depannya,” kata salah satu anggota DPRD Lamsel, tadi malam, melalui telepon.

Apa yang akan dilakukan Dewan? “Nanti akan kami rapatkan dengan beberapa fraksi dulu. Yang pasti, kami tidak akan tinggal diam,” kata legislator asal Kalianda ini. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *