Polisi Tangkap Spesialis Curat Sarang Burung Walet

HARIANFOKUS.com – Polsek Gedung Meneng Polres Tulangbawang berhasil menangkap MU (33) yang merupakan pelaku spesialis Curat (pencurian dengan pemberatan) sarang burung walet yang terjadi di Dusun Pasir Sari Kp. Pasiran Jaya Kec. Dente Teladas Kab. Tulangbawang.

“MU yang berprofesi buruh merupakan warga Dusun Pasir Sari Kp. Pasiran Jaya Kec. Dente Teladas Kab. Tulangbawang ditangkap Polsek Gedung Meneng hari Senin (27-11) sekira jam 13.30 WIB”, ungkap Kapolsek Gedung Meneng AKP Suharto mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si. Selasa (28-11).

Dikatakan Kapolsek, pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 206 / XI / 2017 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Gd. Meneng tanggal 27 November 2017 dengan korban Bahrun Rosyid (43) yang berprofesi wiraswasta warga Dusun Pasir Sari Kp. Pasiran Jaya Kec. Dente Teladas Kab. Tulangbawang dengan kerugian sarang burung walet sekira 1 Kg yang ditaksir seharga Rp. 13 Juta.

Kapolsek menjelaskan, awal mula terungkapnya kejadian pencurian sarang burung walet tersebut adalah saat saksi Siswoyo (38) menelpon korban hari Senin (27-11) sekira pukul 10.00 WIB, yang mengatakan bahwa ada seorang laki-laki yang masuk ke dalam gedung walet milik korban melalui pentilasi kamar mandi dan mengambil sarang burung walet.

“Setelah korban bersama saksi melakukan pengecekan ternyata sarang burung walet miliknya sekira 1 Kg telah hilang, kemudian korban melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Polsek Gedung Meneng. Berbekal laporan dari korban tersebut anggota langsung melakukan pengejaran dan pencarian terhadap pelaku. Berkat keuletan dan ketelitian anggota dilapangan, akhirnya pelaku berhasil ditangkap,” terang dia.

Ditambahkan AKP Suharto, dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa sarang burung walet sekira 2 ons dan 1 buah kayu gelam yang terdapat penggaris besi dan dililit oleh karet ban yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan aksi kejahatannya.

“Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek Gedung Meneng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun,” imbuhnya.(saidi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *