10 views

Pohon Mulai Lapuk Dikediaman Rumdis Wabup Tuba

HARIANFOKUS.com – Keberadaan pohon di sepanjang Jl.Utama Jalur dua kearah pemda lama, tepatnya Jl Cemara Kelurahan Menggala Selatan Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang memang sangat dibutuhkan. Pohon tersebutlah yang menjadi penyejuk bagi pejalan kaki, dan membuat indah kecantikan jika memasuki wilayah Perkantoran Pemkab Tuba.

Namun bila keberadaan pohon tersebut sudah tua, lapuk dan kering akibat cuaca lalu dibiarkan, maka akan menimbulkan akibat yang tidak diinginkan.

Hal ini dikatakan Suwardi Jupri warga sekitar kepada Harianfokus, Senin (4-12, Wardi sangat menyayangkan pihak atau instansi terkait yang seakan membiarkan pohon yang sudah tua dan mengering dibiarkan. Apalagi melihat cuaca ekstrim yang sekarang terjadi.

“Jika pohon itu roboh dan memakan korban, siapa yang bertanggung jawab akan hal tersebut, dan masyarakat harus mengadu kemana,” bebernya.

Melihat cuaca sekarang yang tidak menentu, pohon rindang dan tinggi saja bisa roboh, apalagi melihat pohon kering yang sudah tua dan lapuk. Bahkan terkesan ada pembiaran oleh dinas terkait.

Pohon-pohon ini berada persis didepan Rumah Dinas Wakil Bupati dan bersampingan dengan Rumah Dinas Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang.

Sementara ketika dikonfirmasi Camat Menggala Sudirman, SE. MM, iya menerangkan bahwa dia selaku Camat bertanggung jawab hanya untuk wilayah kelurahan saja, bila dipinggir jalan itu bukan ranah dan tupoksi Kecamatan Menggala, melainkan tupoksi dari Instansi, Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Tulangbawang.

“Saya terima laporan masyarakat ini, dan saya akan kordinasikan kepada Lurah, karea itu masuk wilayah Kelurahan Menggala Selatan, akan tetapi kami tidak bisa bertindak apapun tetapi akan kami tindak lanjuti serta melaporkan kepada lnstansi terkait, yakni DLHD,” jelasnya.

Dia juga menyampaikan, bahwa DLHD mempunyai peralatan dan anggaran dana, jadi itu merupakan tanggung jawab mereka.

“Saya tidak berhak mengambil tupoksi pekerjaan dan mereka pun tidak bisa mengambil tupoksi diranah kecamatan, kalo mereka memangsa lengkap saatnya dan ada dana anggarannya,”tutupnya. (saidi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *