0 views

Petani di Tanggamus Minta Diperhatikan

HARIANFOKUS com – Pertanian merupakan sektor terbesar penyumbang perekonomian di Kabupaten Tanggamus, Pertanian itu mencakup pertanian tanaman bahan makanan, tanaman obat dan hias, perkebunan, kehutanan, peternakan.

“Kalo pak Arinal Gubernur,  harus perhatikan kemajuan sektor pertanian,  Karena produksi pertanian adalah sektor terbesar di Tanggamus, ” kata Sartina (48), pedagang,  diujung Lapangan Tangsi,  Talang Padang,  Tanggamus.

Menurut dia,  produksi tanaman padi di Tanggamus itu mengalami kenaikan disetiap tahun, kalo liat data pemerintah nilai produktivitas tanaman padi rata-rata mencapai 5,56 ton/ha. Itu ada di wilayah Kecamatan Kelumbayan Barat merupakan daerah produksi padi ladang terbesar dengan capaian produksi padi ladang sebesar 1.696 (18.80 %) dari total produksi se-Kabupaten Tanggamus.

“Saya bukan petani,  tapi sedikit tau tentang pertanianlah, ” kata wanita yg akrab disapa Tina, disampingi suaminya.

Data Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyebutkan keseluruhan luas daratan di Kabupaten Tanggamus, luas areal yang digunakan dan disesuaikan untuk pertanian meliputi 20.643 Ha lahan sawah, serta 132.391 Ha lahan pertanian bukan sawah, dengan berbagai jenis prasarana irigasi/pengairan yang mendukungnya.

Berbagai jenis pengairan yang digunakan bagi sektor pertanian di Kabupaten Tanggamus, dengan menggunakan irigasi teknis seluas 5.233 Ha, irigasi setengah teknis seluas 7.854 Ha, irigasi sederhana seluas 2.748 Ha, irigasi desa/non PU seluas 4.009 Ha dan tadah hujan seluas 799 Ha.

Penggunaan lahan bukan sawah di Kabupaten Tanggamus meliputi hutan dan perkebunan. Luas areal perkebunan di Kabupaten Tanggamus adalah 91.620,64 Ha yang meliputi perkebunan rakyat seluas 88.343,14 Ha, perkebunan swasta seluas 1.070 Ha dan perkebunan Negara seluas 2.207,5 Ha. Produksi Tanaman buah-buahan terbesar adalah durian sebesar  66.365 ton, disusul kemudian salak (23.170 ton) sehingga tidak salah apabila Kabupaten Tanggamus merupakan salah satu sentra buah durian. (*)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *