Ridho Berbhakti Tumpah

HARIANFOKUS.com – Ribuan simpatisan paslon petahana Ridho Ficardo-Bachtiar Basri (Ridho Berbhakti) tumpah memadatai area Kantor KPU Lampung di Jl. Gajah Mada, Rabu (10-1). Mulai dari bawah jembatan layang hingga KPU, Ridho-Bachtiar  diarak oleh berbagai kesenian tradisional seperti jaranan atau kuda lumping dan pecak silat.

Ridho Berbhakti merupakan paslon yang terakhir mendaftar di KPU. Paslon yang tetap mengenakan seragam biru tosca seperti seragam pada pilgub lalu ini diusung oleh Partai Demokrat, Gerindra, dan PPP serta didukung PBB dan PSI dengan total 25 kursi keterwakilan di DPRD.

“Kami dari gabungan partai, Demokrart, Gerindra, dan PPP menghantarkan calon gubernur dan wakil gubernur untuk menjadi peserta dalam Pilgub Lampung 27 Juni 2018 mendatang,” kata sekretaris DPD PD Lampung Fajrun Najah Ahmad memulai proses pendaftaran dihadapan komisioner KPU Lampung, Rabu (10-1).

Sejumlah petinggi parpol koalisi juga hadir seperti Ketua DPD Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim, sekretaris Pattimura, Ketua DPW PPP Lampung Hasunusi dan sekretaris Azazie STGD, Ketua DPW PSI Lampung Beni Arifin, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Bupati Way Kanan Raden Adipati, dan Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Buchori.

“Pak Bachtiar Basri, beliau adalah sosok senior sekaligus orang tua bagi saya, dengan pengalamannya yang panjang meniti karier dari bawah, kami benar-benar selayaknya tim yang kompak. Sinergi, harmonis, dan tentu saja berbagi tugas dengan baik untuk membangun Lampung tercinta,” ujar Ridho saat memggelar konferensi pers.

Dalam proses pendaftaran yang bernuansa budaya dan islami tersebut, pendaftaran berjalan lancar, semua dokumen berhasil dilengkapi dan diinput ke KPU Pusat.

“Saya juga memohon izin kepada masyarakat untuk terus berjuang, menyelesaikan pembangunan yang telah berjalan supaya lebih maksimal dan dapat memenuhi harapan seluruh masyarakat Lampung,” terang Ketua DPD PD Lampung ini.

Wakil Gubernur petahana Bachtiar Basri tanpak ceria usai mendafar.

Sebelumnya Bachtiar Basri sudah lillahi ta’ala saat dirinya ditendang dari PAN dan posisinya sebagai Ketua DPW PAN digantikan adik kandung Ketua Umum DPP PAN Zulkili Hasan, Zainudin Hasan.

Meskipun sejak awal Bachtiar mengaku mau maju pilgub asal menjadi cawagubnya Ridho Ficardo, Bachtiar terlihat pasrah saat angin politik tidak berpihak padanya. Ia nyaris tidak diperhitungkan ketika tidak menjadi ketua partai. Ridho pun sempat lobi sana-sini untuk mencari pendamping pada Pilgub Lampung 2018.

Ketika Ridho dan partai koalisi akhirnya memilih Bachtiar Basri sebagai cawagub untuk maju bersama Ridho, Bakhtiar pun kembali bersemangat untuk menapaki perjuangan melanjutkan Ridho Berbakti Jilid II.

Menanggapi pertanyaan para wartawan tentang alasan dia kembali maju Pilgub bersama Ridho Ficardo, Bakhtiar menanggapinya santai.

“Saya spesialis injure time. Slow but sure,” ujar Bachtiar.

Menurut Bakhtiar Basri, ia tetap terus berdoa dan berjuang. Ia mengaku akan mengembalikan garis nasib kepada Allah Swt.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *