Panwaslu Tuba Awasi Ketat Coklit

HARIANFOKUS.com – Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tulangbawang (Tuba), lakukan pengawasan ketat pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih secara serentak, yang di laksanakan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tulangbawang melalui Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP), yang ada di setiap Tempat Pemugutan Suara (TPS).

Dalam pengawasannya, sejauh ini, pihak Panwaslu menilai kinerja PPDP yang melaksanakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit), dalam Pemutakhiran data pemilih di 15 Kecamatan, yang terdiri dari 151 Kampung dan Kelurahan, di laksanakan dengan baik dan profesional.

Dikatakan Ketua Panwaslu Kabupaten Tulangbawang A Rachmad Luhusnu, S.E, MM, mengatakan, saat ini pihaknya, telah mengawasi dengan ketat pelaksanaab Coklit, yang mendata Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), secara serentak dilakukan oleh PPDP.

“Selama ini kita awasi Coklit disetiap Kampung dan Kelurahan di 15 Kecamatan se Tulangbawang, dari apa yang dilaksanakan oleh PPDP, sejauh ini profesional, sesuai dengan aturan yang ada,” ungkap A Rachmad, selasa (20/1).

Lanjut A Rachmad Luhusnu, Coklit adalah, mendata pembeli dan mencocokan data pemilih di setiap Kampung dan Kelurahan, agar nantinya dapat akibat dalam jumlah mata pilih yang dapat ikut serta dalam Pilkada serentak.

“Kalaupun ada pelanggaran yang dilakukan PPDP, kita akan layangkan teguran ke KPU dan bisa juga kita rekomendasikan Pengantian PPDP, jikan benar terbukti melanggar,” terang Rachmad Luhusnu.

Dijelaskan A Rachmad Luhusnu, kegiatan Coklit ini untuk mengetahui apakah masyarakat terdaftar, atau tidak dalam proses Pemutahiran data oleh KPU Tulangbawang.

“Jika ada yang sudah meninggal dunia, atau sudah pindah wilayah, atau ada nama yang sama, data tersebut akan dihapus, dan dalam wakti dekat ini kami akan melihat hasil peleno data pemilih oleh KPU, karena masa Coklit telah selesai,” tutur A Rachmad Luhusnu. (Saidi)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *