Kampanye Ilegal Herman-Sutono Dibubarkan

HARIANFOKUS.com – Panwaskab Lampung Tengah bersikap tegas dengan membubarkan dugaan kampanye ilegal yang dilakukan oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut dua, Herman-Sutono, Minggu (8-4).

Kampanye berlokasi di Desa Sumber Agung Kecamatan Seputih Mataram dibubarkan karena tidak memiliki surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dari pihak kepolisian (Polda).

“Kalau sesuai STTP hari ini kampanyenya paslon nomor empat, bukan nomor dua. Tadi, kami mendapat laporan dari jajaran kami (PPL) bahwa ada kampanye paslon nomor dua yang dihadiri wakilnya Sutono dan tidak memiliki STTP, terpaksa kami bubarkan,” kata komisioner Panwaskab Lampung Tengah, Edwin Nur.

Kegiatan kampanye ilegal paslon yang diusung PDIP ini dilakukan dengan menabur ikan lele untuk dipancing bersama warga sekitar.

Panwaskab Lamteng, Edwin Nur saat menanyakan STTP kepada paniti tabur ikan lele yang dilakukan oleh paslon nomor dua, Herman-Sutono.

“Mereka (panitia) cuma memiliki surat pemberitahuan dari kepala kampung setempat saja, padahal seperti kampanye besar, APK nya ada, panggung atau orgennya ada dan pak Sutono berorasi,” ujar dia.

Edwin memastikan dalam waktu dekat ini temuan pihaknya akan diminta klarifikasi kepada yang bersangkutan dalam hal ini Satono dan Kepala Kampung yang diduga tidak netral.

“Temuan ini akan kita klarifikasi secepatnya, bisa saja menggugurkan pencalonan bila terbukti paslon melibatkan kepala kampung dan aparatnya. Dan bisa juga kepala kampungnya dipidana karena telah bertindak yang dapat menguntukan salah satu calon” ungkpanya.

“Demikian juga kepada pihak yang tadi mencoba menghalang-halangi tugas penyelenggara, akan kita panggil itu,” tukasnya.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *