1 views

Ridho Muluskan Jalan Ke Teluk Kiluan

HARIANFOKUS.com – Kesungguhan Ridho-Bachtiar dalam mengembangkan beragam objek wisata di Lampung telah terbukti. Bukan hanya promosi pada banyak kesempatan, tapi juga melengkapi sarana prasarana pendukungnya.

Dan, pengembangan objek wisata di Lampung terus membaik. Bahkan, pada 2017 lalu jumlah kunjungan wisatawan domestik ke Lampung melampaui Bali. Suatu prestasi dan prestise yang tak terbantahkan bila kerja nyata Ridho-Bachtiar telah membuat dunia wisata di Lampung bertumbuhan dan menjadi destinasi tersendiri.

Tentu itu juga tak lepas dari program Ridho memuluskan jalan menuju kawasan objek wisata. Salah satunya jalan ke kawasan wisata Teluk Kiluan di Tanggamus.

Memang, jalan menuju objek wisata yang dikenal dengan aksi ikan lumba-lumbanya itu sejak 2016 sudah diprogramkan pembangunannya. Dilanjutkan melalui APBD Provinsi Lampung anggaran tahun 2017.

Tidak alang kepalang. Guna mendukung pengembangan Teluk Kiluan, Ridho memuluskan empat ruas jalan, yaitu Simpang Teluk Kiluan-Simpang Umbar, Simpang Umbar-Putih Doh, Putih Doh-Kuripan, dan Kuripan-Kota Agung.

AKSI lumba-lumba menjadi khas wisata Teluk Kiluan. Untuk pengembangannya, Ridho-Bachtiar memuluskan empat ruas jalan menuju ke objek wisata unggulan itu dalam dua tahun anggaran.

Menurut beberapa warga yang tinggal di kawasan Teluk Kiluan, Sabtu (14-4) siang, sejak jalan ke objek wisata itu mulus, jumlah wisatawan yang datang terus bertambah.

“Hari ini saja, banyak pengunjung ka Teluk Kiluan. Bisa dipastikan setiap akhir pekan Teluk Kiluan ramai. Tentu saja ini juga membawa perbaikan perekonomian masyarakat di daerah kami,” kata Syamsul, warga Simpang Umbar.

Ditambahkan, dengan telah mulusnya jalan ke Teluk Kiluan, banyak wisatawan luar daerah yang berdatangan.

“Banyak yang menginap juga. Dengan jalan sudah mulus berkat Pak Ridho ini, akses semakin terbuka. Peningkatan ekonomi masyarakat pun sudah kelihatan,” sambungnya.

Syamsul mengaku saat ini banyak penginapan di Kota Agung yang selalu penuh saat akhir pekan, karena mereka ingin menyaksikan ikan lumba-lumba di Teluk Kiluan. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *