0 views

Tim Paslon Tetap Akrab

HARIANFOKUS.com – Suasana debat cagub-cawagub Lampung yang dihelat Sabtu (29-4) malam di Ballroom Hotel Novotel, Bandarlampung, berlangsung cukup seru. Keempat paslon menunjukkan kualitas dan kemampuannya dalam menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan moderator.

Nuansa persaingan merebut simpati rakyat memang begitu kental. Meski masing-masing paslon tetap menjaga etika berpolitik, tak bisa dipungkiri bila debat kandidat periode kedua itu lebih seru dibandingkan kegiatan yang sama pada periode pertama beberapa waktu lalu.

Persaingan antar paslon itu ternyata disikapi dengan tenang oleh tim sukses masing-masing paslon. Bahkan, mereka tetap akrab saat bertemu.

Misalnya, Ketua Tim Pemenangan Ridho-Bachtiar, Fajrun Najah Ahmad, berbincang penuh kehangatan saat bertemu dengan tim sukses Arinal-Nunik, ismet Roni, Azwar Yakub dan Irfan Nuranda Jafar. Pun ketika Ketua Tim Pemenangan Arinal-Nunik, Tony Eka Candra, menyapanya. Keduanya bahkan cipika-cipiki, penuh keakraban. Begitu pula waktu bertemu Ketua Tim Pemenangan Herman HN-Sutono, Mingrum Gumay.

“Dalam pilihan politik, kami memang berbeda. Tapi persahabatan tetap terjaga. Kedewasaan berpolitik semacam ini yang harus terus kita bangun dan kembangkan,” kata Fajar, panggilan akrab Fajrun Najah Ahmad, di sela-sela acara debat cagub-cawagub, Sabtu (29-4) malam.

KEAKRABAN Ismet Roni dan Azwar Yakub dari tim Arinal-Nunik dengan Ketua Tim Pemenangan Ridho-Bachtiar, Fajrun Najah Ahmad, tampak di sela-sela debat kandidat, Sabtu (29-4) malam, di Ballroom Hotel Novotel, Bandarlampung.

Menurut dia, politik yang riang gembira dan tetap menjaga hubungan baik antar sesama tim sukses paslon, memang harus dijaga. “Kalau karena beda pilihan terus menunjukkan sikap bermusuhan, itu yang tidak boleh. Etika berpolitik yang santun, cerdas, dan rendah hati harus menjadi kepribadian para politisi. Dan saya senang, sahabat-sahabat tim sukses para paslon tetap menjaga etika dalam berpolitiknya,” lanjut Fajar yang juga cipika-cipiki saat bertemu dengan tim sukses Mustafa-Jajuli, Fauzan Shibron dan Garinca Reza Pahlevi.

Hal senada disampaikan Ismet Roni. Tokoh Partai Golkar Lampung ini menyatakan urusan politik tidak boleh merusak persahabatan yang sudah terbangun. “Beda pilihan dalam urusan politik itu hal biasa. Tapi tidak boleh membuat kita menjadi bermusuhan. Tetap terjaganya hubungan persahabatan di kalangan politisi merupakan hal yang penting. Karena itu saya tetap menjaga hubungan dengan teman-teman dari pendukung paslon yang lain,” kata Wakil Ketua DPRD Lampung ini.

Mingrum Gumay yang juga Sekretaris DPD PDIP Lampung menambahkan tetap akrabnya tim sukses para cagub-cawagub akan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat pemilih.

“Sehingga pelaksanaan pilgub bisa tetap berjalan aman, lancar, dan jauh dari hal-hal yang mengganggu stabilitas keamanan daerah,” ujar Ketua Tim Sukses Herman HN-Sutono itu.

Keakraban juga ditunjukkan Ketua Tim Pemenangan Arinal-Nunik, Tony Eka Candra. Secara khusus ia mengundang Ketua Tim Pemenangan Ridho-Bachtiar, Fajrun Najah Ahmad, untuk bersilaturahmi ke posko paslon nomor urut 3 tersebut.

“Ayo Bung Fajar, kita ngobrol di posko kami. Disamping Novotel,” ajak Tony saat bertemu Fajar.

Bahkan Tony mengaku tengah mengagendakan untuk menggelar pertemuan khusus pimpinan tim sukses empat paslon. “Kita ngopi sambil ngobrol-ngobrol aja. Kalau pimpinan tim pemenangan para paslon akrab, akan membawa dampak positif bagi lancarnya pelaksanaan pilgub ini,” kata anggota FPG DPRD Lampung ini. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *