13 views

Ratusan Warga Sendang Agung Terancam Gagal Memilih

HARIANFOKUS.com– Pelaksanaan pilgub tinggal sehari lagi, namun banyak warga yang belum menerima surat pemberitahuan untuk memilih. Ratusan warga di Kecamatan Sendang Agung, Lamteng, terancam gagal nenggunakan hak politiknya.

“Sampai sekarang sedikitnya 200 warga disini belum mendapatkan formulir C-6. Termasuk saya dan keluarga,” kata tokoh masyarakat Sendang Agung, Untung Suharyono.

Menurut Untung, yang juga Ketuaa Forum Petani Peternak Lampung (FP2L) Provinsi Lampung, banyaknya warga setempat yang belum menerima formulir C-6 tersebut diketahui setelah pihaknya melakukan pemantauan.

“Saya dan teman-teman keliling, mengecek apakah warga pemilik hak memilih sudah mendapatkan formulir c-6. Ternyata di Dusun II Sendang Asri saja lebih dari 200 warga yang belum menerima formulir tersebut,” jelas Untung.

Menurut dia, mayoritas warga yang sampai Selasa (26-6) pagi belum menerima formulis c-6 kemungkinan enggan datang ke TPS, walaupun tetap bisa memilih dengan menunjukkan KTP elektronik.

“Namanya di kampung, kalau tidak ada undangan resmi kan warga enggan datang ke TPS. Jadi bisa dibilang ratusan warga di Sendang Asri ini terancam gagal menggunakan hak pilihnya karena tidak mendapat formulir c-6,” kata pria yang juga menjabat Korbid Peternakan dan Kesehatan Hewan DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung ini.

Untung mengaku dirinya akan menemui KPPS setempat guna menanyakan keberadaan formulir c-6 yang menjadi hak warga Sendang Asri itu.

“Hari ini saya mau menemui KPPS untuk menanyakan masalah formulir tersebut. Jangan sampai hak politik rakyat menjadi tidak tersalurkan hanya oleh masalah semacam ini,” imbuh dia.

Menurut catatan, sampai Selasa (26-6) pagi, banyak warga yang belum menerima formulir C-6. Salah satunya Ketua Tim Pemenangan Ridho-Bachtiar, Fajrun Najah Ahmad.

Fajar -sapaan akrab Fajrun Najah Ahmad- menjelaskan dirinya banyak menerima informasi masih banyak warga yang tidak menerima formulir C-6 hingga sehari menjelang pencoblosan.

“Sekretaris tim pemenangan Kerajaan Skalabrak beserta keluarganya di Tanggamus juga belum dapat formulir C-6. Jadi memang agak kacau penyaluran surat pemberitahuan untuk memilih ini. Saya harap, KPU mau melakukan evaluasi. Jangan karena tetap bisa memilih dengan menunjukkan KTP elektronik dan KK, malah penyampaian formulir C-6 dianggap penting tidak penting,” lanjut Fajar. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *