Dokter Gigi “Ngaret” Dikeluhkan Pasien

HARIANFOKUS.com – Kehadiran dokter gigi (Drg) Eravita tidak tepat waktu atau “Ngaret” di tempat prakteknya dikeluhkan pasien karena hingga pukul 19.00 wib tidak juga datang. Padahal jadwal praktek si dokter gigi yang berlokasi di belakang Toko Buku Gramedia, Enggal ini mulai praktek pukul 16.30 wib sesuai jadwal praktek yang terpampang dipapan namanya dan hampir rata-rata  terima pasien 3,5 jam setelah jadwal praktek. Alias jam 20.00 wib dari semula jam 16.30 wib.

Salah satu pasien, Gilang mengaku kecewa dengan pelayanan Drg. Eravita karena sudah menunggu berjam-jam tapi si dokter gigi tidak kunjung datang.

“Apa karena pasien pasti nunggu, terus bisa seenaknya saja. Tak ada tenggang rasa. Pantaskah dokter semacam ini dibiarkan saja,” kesal Gilang Putra Fajar yang mengaku terlanjur pasang kawat gigi dengan si dokter gigi, Kamis (6-9) malam.

Papan jadwal praktek Drg.Eravita mulai praktek pukul 16.30 wib tapi rata-rata mulai menerima pasien pukul 20.00 wib.

Gilang meminta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung untuk mengecek disiplin salah satu anggotanya ini.

“Saya ingin bertanya; pernahkah IDI mengecek disiplin anggotanya dalam praktek. Karena banyak dokter yg tidak tepat waktu memulai prakteknya. Contohnya Drg. Eravita ini,” ujar dia.

Pun, belasan calon pasien Drg. Eravita yang berasal dari berbagai daerah mengaku kesal dengan “Ngaretnya” si dokter gigi ini. Bahkan ada calon pasien yang mau cek gigi atau karena giginya sakit, batal ngantri, mereka pindah ke dokter lain.

“Saya berangkat dari Tanggamus sekitar pukul 14.00 wib tadi dan biasanya selesai jam 22.00 wib, nyampe rumah sudah jam 24.00-an,” kata calon pasien asal Tanggamus ini.

Berdasarkan penelusuran, hingga pukul 21.30 wib baru pasien nomor 4 dari mulainya praktek pukul 19.30 wib.Rata-rata tiap malam 15 pasien. Pernah selesai praktek pukul 01.30 wib.

Pasien yang pasang behel atau kawat gigi, pasti diprioritaskan. karena biayanya mahal. untuk pasang behel atas bawah mencapai Rp 6 juta.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *