9 views

Dermaga Eksekutif Bakauheni Dikebut

HARIANFOKUS. com – Pengembangan Pelabuhan Bakauheni sebagai pelabuhan modern yang menyuguhkan kenyamanan, terus dikebut. Utamanya menyiapkan dermaga eksekutifnya.

Sabtu (22-12) sore misalnya, puluhan pekerja masih melakukan kegiatannya masing-masing. Menyiapkan dermaga eksekutif dengan paripurna. Seiring telah dimulainya pelayaran dari Bakauheni ke Merak dan sebaliknya dari beberapa hari lalu.

Seperti diketahui, sejak setahun belakang, tengah dibangun dermaga atau terminal eksekutif, baik di Merak maupun Bakauheni.

Nantinya, di terminal ini akan dilengkapi berbagai fasilitas mewah, layaknya bandara. Tentu saja, biaya perjalanan mengarungi Selat Sunda pun akan lebih mahal dibandingkan melalui dermaga biasa.

SARANA parkir di terminal eksekutif Pelabuhan Bakauheni cukup luas. Dipastikan sarana modern ini akan jadi pilihan utama para pengguna transportasi laut.

Hanya saja, sampai Sabtu (22-12) sore, pengguna jasa penyeberangan di Bakauheni yang menggunakan terminal ekaekutif belum dikenakan biaya tambahan. Masih tetap sama dengan melalui terminal reguler.

Nantinya, pengguna jasa penyeberangan di terminal eksekutif juga bisa menghemat waktu perjalanan. Bila biasanya rata-rata waktu tempuh Bakauheni-Merak antara 2 sd 3 jam, kapal yang disiapkan di terminal eksekutif hanya butuh waktu 1 jam saja.

Beberapa pengguna jasa penyeberangan Bakauheni-Merak mengaku sudah cukup lama menunggu terminal eksekutif beroperasi.

Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, yang Sabtu sore menyeberangi Selat Sunda bersama keluarganya, juga menyempatkan diri masuk ke terminal eksekutif.

Sambil terus menggandeng tangan kedua putrinya, Dendi tampak memperhatikan kesiapan terminal eksekutif tersebut.

“Kalau sudah bener-bemer jadi dan beroperasi, keberadaan terminal eksekutif ini akan menjadi daya tarik tersendiri, sehingga akan banyak orang memilih jalur laut untuk ke Jakarta. Apalagi tol juga sudah difungsikan,” kata Dendi.

Apa yang dikatakan Bupati Pesawaran itu tidak berlebihan. Seorang warga Lamsel, Rahmat, mengakui keberadaan terminal eksekutif sangat prospektif bagi perkembangan Pelabuhan Bakauheni.

“Bangunannya sangat bagus. Seperti di Singapura. Hanya memang pembangunannya belum selesai. Mudah-mudahan secepatnya bisa beroperasi dengan baik,” kata Rahmat yang juga pengurus Gerindra Lamsel. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *