0 views

KPUD Pesibar Siap Tuntut Balik Pelapor

HARIANFOKUS.com – Sidang kode etik KPUD Pesisir Barat kemarin (19-3) di Hotel Sheraton sepertinya akan berbuntut panjang. Pasalnya, dalam sidang yang dipimpin Anggota DKPP RI, Prof.Muhammad itu ditemukan fakta-fakta baru terutama fakta dari pihak pelapor yakni, April Liswar dan Almuhdar.

Berdasarkan data yang dihimpun dalam persidangan, pelapor dengan perkara 37 (April Liswar) sebagai Anggota DPRD Pesibar ditemukan fakta adanya upaya penyuapan kepada KPUD Pesibar.

Selain itu juga, April terindikasi memiliki identitas ganda, karena memiliki e-ktp beralamat di Bandarlampung tapi setelah dilakukan pengecekan di sidalih yang bersangkutan tidak ada.Tapi, dia mencoblos di Pesibar.

“Sampai akhir sidang pelapor tidak bisa membuktikan jika terlapor menerima uang. Memang benar kalau terlapor bertemu dengan Ketua KPUD Pesibar (Yurlisman), tapi terlapor ingin bertemu Tulus (komisioner KPUD Pesibar) dan berdasarkan pengakuan terlapor dan pelapor tidak ada transaksi (penyerahan uang) itu, baru katanya-katanya,” cerita Yulianto, Rabu (20-3).

Pelapor dengan nomor perkara 38 (Almuhdar), juga tidak luput direncanakan akan dilaporkan KPUD Pesibar, karena telah menyembunyikan pekerjaan tetapnya sebagai dewan pakar DPRD Pesibar.

“Pelapor Almuhdar juga telah menutupi pekerjaan tetapnya sebagai dewan pakar DPRD Pesibar. Artinya dia telah melakukan pembohongan publik dan ini bisa juga dipidana,” urai aktivis HMI ini.

Berdasarkan fakta-fakta baru tersebut, KPUD Pesibar sedang mengumpulkan data-data untuk melakukan lapor balik pelapor.

“Kami sedang mempelajarinya persoalan ini, kemungkinan kami akan melapor balik kepada saudara April dan Muhdar,” tegasnya.

Sidang DKPP lanjutan ini direncanakan akan menghadirkan saksi Ketua DPC Partai Demokrat Pesibar M Towil dan Ketua PPS Way Umpu,  Kec.Pesisir Selatan, Pesibar. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *