1 views

Kadafi Juga Ajukan Keberatan

HARIANFOKUS.com Calon legislatif asal PKB Lampung DPR RI dapil 1 nomor urut 2, M Kadafi membantah tuduhan saksi PKB yang menyebut Kadafi diuntungkan atas pegeseran suara di internal partai.

Menurut Kadafi, justru dia dirugikan diinternal partai seperti yang terjadi di Tanjung Seneng,  Bandarlampung saat pleno rekapitulasi suara tingkat kecamatan.

“Segala proses sudah di lakukan dalam perhitungan mulai dari kecamatan dan kabupaten. Seperti kemarin kebalik input data di Tanjung Senang yang harusnya kita menang saat di input kita kalah makanya kita langsung mengajukan untuk dikaji ulang.Sama halnya ada beberapa data yang kita ajukan untuk perbaikan karena suara kita yang hilang,” kata Rektor Universitas Malahayati ini saat dihubungi, Kamis (9-5) malam.

Selain itu, dirinya meminta Bawaslu Lampung untuk mengkaji terhadap keberatan yang diajukan timnya beberapa waktu lalu.

“Mudah-mudahan beberapa data yang kita ajukan ke Bawaslu bisa menjadi kajian dan ada kelanjutannya. Masih banyak lagi yang sudah kita ajukan ke Bawaslu semoga bisa di pelajari, Insyallah karena memang saya ke politik sebagai ladang amal, kita juga akan sanggah berapa perbedaan seperti kemarin di Tanjung Senang. Kita hanya mengajukan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sebelumnya, Ariadi Ahmad (saksi PKB) menilai pihaknya keberatan atas hasil pleno KPUD Pringsewu dikarenakan ada pergeseran suara diinternal mereka, antara caleg nomor urut satu, Hidir Ibrahim dengan caleg nomor urut dua M. Kadafi.

“Hidir Ibrahim (yang banyak dirugikan), tetapi ini berkaitan dengan kursi suara sah, kita dapat satu kursi di Lampung I, hitungan di internal itu Hidir Ibrahim masuk dengan selisih sekitar 400 suara, tetapi setelah selesai pleno kabupaten kita gabungkan kalah 667 dengan caleg nomor 2,” kata Ariadi saat diwawancarai. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *