0 views

Saksi PKB Pertanyakan Perbaikan DPK Secara Sepihak

HARIANFOKUS.com – Saksi PKB melayangkan keberatan saat pembacaan rekapitulasi suara KPUD Kota Bandarlampung dalam pleno provinsi gelombang kedua di Balroom Hotel Novotel, Jumat (10-5) sore

Mursaidin, saksi PKB menyampaikan, saat pleno di KPUD Kota Bandarlampung beberapa waktu lalu, komisioner KPUD menolak untuk disinkronkan DPK (daftar pemilih khusus). Dengan alasan pemilih tidak semuanya menerima 5 jenis surat suara.

“Padahal pemilih yang terdaftar di DPK harus menerima surat suara.Menjadi aneh lagi ketika kejadian ini tidak dituangkan dalam berita cara pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di KPUD Kota Bandarlampung,” terang dia disela-sela ishoma.

KPUD Kota Bandarlampung juga sambung dia,  menolak memberikan formulir DB-2 untuk mengisi keberatan saksi.

“Sementara saat ini (pleno KPU Provinsi Lampung) KPUD Kota Bandarlampung telah memperbaiki DPK dengan alasan ada surat edaran (SE) dari KPU RI,” ucapnya.

Mestinya urai Mursaidin, KPUD Kota Bandarlampung harus menyingkirkan atau merevisi dengan mengacu pada daftar hadir pada saat pemungutan suara.

“Artinya KPU kota harus membuka kotak suara dan menghitung, berapa banyak DPT, DPTB dan DPK yang memberikan suaranya,” ujar dia.

Dan jika benar KPUD Kota Bandarlampung merevisi DPK dengan berpedoman pada absensi/daftar hadir, mestinya KPUD mengundang parpol untuk menyaksikan.

“Atas kejadian ini, saya mewakili PKB menyatakan keberatan dan dicatat sebagai kejadian dan mohon kepada Bawaslu Lampung untuk memerintahkan Bawaslu kota untuk mengecek daftar hadir dan disaksikan oleh peserta pemilu,”tandasnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *