Singgung PSU dan DPK, Rekapnas Pemilu di Lampung Berjalan Lancar

HARIANFOKUS.com – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Lampung bernafas lega usai mengikuti rekapitulasi nasional (rekapnas) hasil Pemilu di Jakarta, Senin (13-5) malam. Tidak ada kendala berarti selama proses pembacaan hasil rekapitulasi yang dihadiri 7 komisioner KPU Lampung itu.

Komisioner KPU Lampung, M Tio Aliansyah menyampaikan, proses pembacaan dan pertanyaan dari saksi paslon hanya berlangsung sekitar 90 menit.

“Alhamdulillah pembacaan berjalan lancar, selama 90 menit proses pembacaan dan pertanyaan dari saksi paslon paslon presiden dan wapres 02 menanyakan perbedaan DPK yang di DB1 dan DC1 di Kab Tulangbawang dan kita jelaskan itu di perbaiki pada saat pleno rekapitulasi di KPU provinsi,” terang Tio usai rekapnas.

Menurut Tio, ada beberapa pertanyaan yang diajukan kepada pihaknya. Diantaranya, KPU RI menanyakan soal PSU atau kejadian khusus, saksi BPN menanyakan penggunaan hak pilih DPK di Bandarlampung, Lamtim, Tuba, Tubabar, dan Lambar.

“Semua pertanyaan kita jelaskan, seperti soal PSU. PSU terjadi karena pemilih dari luar daerah, membawa C6 tetapi alamat asal Medan, pemilih A5 tidak terdaftar di daftar hadir, pemilih menggunakan identitas orang lain. Sementara, PSL terjadi karena surat suara DPD kurang,” urai Tio.

Sementara, Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah membenarkan bahwa proses rekapnas Pemilu Lampung berjalan lancar.

Menurut Khoir, pihaknya menjelaskan bahwa tidak banyak pelanggaran PPWP yang ditangani, ada satu yang menonjol yaitu APK 01 di Tuba dipiloks PKI tetapi tidak diregistrasi karena pelaku tidak ditemukan.

“Dugaan pelanggaran Bupati Lampung Tengah pada kegiatan di gotong royong di hari libur, yang bersangkutan menyampaikan untuk memilih 01 dengan bahasa yang halus, tetapi arahnya ke 01. Sudah diregistrasi tetapi oleh Gakkumdu dinilai tidak memenuhi unsur karena tidak eksplisit menyebut nama calon,” tandasnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *