Ikan Lamtim Disukai Warga Serang

HARIANFOKUS.com – Selama ini tidak banyak yang tahu, bila berbagai jenis ikan yang dikembangkan di Lampung Timur (Lamtim), ternyata, disukai warga masyarakat Kabupaten Serang, Banten.
Setiap harinya, belasan ton berbagai hasil dunia perikanan Lamtim, terus mengalir dan menjadi kesukaan warga Serang.

Seperti Jumat (17-5) malam kemarin, FOKUS bertemu tiga unit minibus yang tengah mengangkut ikan hasil usaha masyarakat Lamtim yang akan dipasarkan di berbagai pasar di Kabupaten Serang.

“Setiap harinya belasan ton hasil perikanan Lampung Timur yang masuk ke Serang, baik di pasar-pasar kota maupun kabupatennya,” kata Herman.

Dalam perbincangan di kapal pada perjalanan Pelabuhan Bakauheni ke Merak itu, Herman yang sudah tiga tahunan menjadi sopir pengantar berbagai jenis hasil perikanan Lamtim ke Serang, menjelaskan ikan jenis bandeng yang sangat disukai dan laris di pasaran.

“Selain bandeng, ikan laut jenis kerapu juga banyak disukai. Tapi tetep bandeng yang menjadi idola,” ujar Herman, pria berusia 30 tahunan yang malam itu membawa dagangannya bersama dua kolega lainnya dalam konvoi 3 kendaraan.

Dikatakan, berbagai jenis udang juga sangat disukai warga Serang. Khusus udang jenis lobster, biasanya langsung dikirim ke sebuah perusahaan di Serang untuk diekspor.

Herman menambahkan, sekali jalan biasanya ia dan teman-temannya membawa berbagai jenis hasil perikanan Lamtim rata-rata seberat 2 ton.

Mengenai pola penjualannya di Serang, Herman menjelaskan mereka sudah memiliki jaringan sehingga saat barang masuk ke Serang, sudah ada yang menampungnya. Dia memperkirakan, setiap malamnya belasan ton ikan dan udang Lamtim masuk ke Serang.

“Pasar Serang sangat menjanjikan bagi perkembangan usaha perikanan di Lampung Timur. Kebanyakan yang selama ini kami bawa berasal dari wilayah Labuhan Maringgai dan Bunut,” kata Herman yang mengaku hanya sopir pengantar barang dagangan saja.

Menurut pengalamannya, perkembangan pasar ikan di Serang akan terus berkembang dan ini peluang baik bagi para petani ikan di Lamtim. “Jadi beralasan sekali kalau banyak petani ikan yang memilih menjual hasil usahanya ke Serang dibandingkan di Lampung sendiri. Sebab pasarnya memang lebih luas dan harganya juga lebih bagus,” lanjut Herman. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *