Nanang Trenggono Didorong Maju Pilwakot

HARIANFOKUS.com – Pemanasan tokoh-tokoh yang akan berkompetisi telah dimulai.┬áMeski KPU belum menentukan tahapan, tapi ada kepastian berdasarkan UU no 7 tahun 2017 akan ada 8 Kabupaten/ kota yang akan gelar pilkada serentak tahun 2020 di Lampung.

Bukan saja tokoh yang berlatar belakang politisi yang akan meramaikan pilkada tahun depan. Sejumlah nama beken yang berlatar belakang pengusaha dan akademisi juga dikabarkan akan ikut meramaikan pilkada serentak.

Misalnya di Bandarlampung. Ketua KPU Lampung dua periode, Nanang Trenggono di support tokoh mahasiswa dan pemuda untuk maju pilwakot.

“Beliau memiliki kafasitas dan kafabelitas yang tidak di ragukan lagi, selain akademisi Unila beliau juga praktisi sebagai ketua KPU Lampung, ” kata aktivis pemuda,
Ridho Iqbal Firdaus, Jum’at (24-5).

Menurut Ikbal, dua skill ini jarang dimiliki kebanyakan orang. Bisa memadukan kemampuan selain berfikir intelektual juga bisa melakukan hal-hal teknis dan menggerakan perangkat penyelenggara pemilu sehingga pemilu 2019 di Lampung bisa berjalan secara prosedural dan substansial.

“Beliau sudah layaklah memimpin Kota Balam,” ungkapnya penggagas Nuwo Millenial ini.

Demikian juga disampaikan aktivis perempuan Qoswatun. Dia beraharap, siapapun yang nantinya yang akan maju pilwakot adalah sosok pemimpin yang amanah, jujur, adil, dan senantiasa mementingkan kepentingan rakyatnya.

“Siapapun yang akan maju saya berharap dia adalah tokoh yang jujur, amanah, dan adil untuk kepentingan rakyat, “ucapnya.

Terpisah, Ketua KPU Lampung saat dikonfirmasi mengucapkan terimakasih atas dorongan para aktivis untuk maju pilwakot.

“Jujur, saya kaget atas dorongan dari para aktivis di atas. Namun, saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Dan, saya perlu mempertimbangkan dengan baik,” kata Nanang.

Menurut Nanang dirinya saat ini sedang menjalankan tugas di KPU Lampung. Pasca pemungutan dan penghitungan masih ada sengketa hasil dan untuk Lampung ada pengajuan permohonan sengketa di MK.

“Saya masih fokus menyelesaikan tugas tersebut. Juga ada laporan dugaan pidana pemilu kepada penyelenggara Badan Adhock KPU Lampung ke Gakkumdu di beberapa kabupaten/kota,” tutupnya.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *