8 views

Kurang Pede, PKS Pilih “Berdagang”

HARIANFOKUS.com – Tampil sebagai salah satu partai pemenang pileg tahun ini di Kota Bandarlampung tak lantas membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tampil percaya diri (pede) dalam menghadapi pilwakot tahun mendatang.

Partai dengan slogan Berkhidmat Untuk Rakyat ini memilih “berdagang” dengan menyodorkan sejumlah nama kadernya untuk dipinang dengan mengincar posisi sebagai calon wakil walikota.

Sekretaris Umum PKS Bandarlampung Agus Djumadi saat bertemu dengan Eva Dwiana, mengungkapkan setidaknya ada empat kader yang disiapkan untuk dipinang. Keempat kader yakni, Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim, Seretaris Umum PKS Lampung Ade Utami Ibnu, Ae Saripudin Ketua DPD PKS Bandarlampung dan Muchlas Ermanto Bastari Wakil Ketua DPD PKS Bandarlampung.

“PKS menilai kepemimpinan Herman HN selama dua periode cukup berhasil dengan pembangunan infrastrukturnya, kesehatan gratis, mengentaskan anak putus sekolah melalui billing dan program-program ekonomi yang berpihak kepada rakyat,” ujar Agus disela-sela mengunjungi Pondok Pesantren Salafiyah Al Hijrotul Munawaroh yang terbakar di Gunung Terang Bandarlampung, Selasa (16-7).

Agus menjelaskan, PKS ingin melanjutkan keberhasilan yang telah dilakukan Herman HN selama ini dan PKS optimis dapat melanjutkan pembangunan Bandarlampung bersama Eva Dwiana yang diprediksi akan menjadi salah satu kandidat kuat sepeninggalan Herman HN nanti.

“PKS optimis jika nanti Bunda Eva terpilih sebagai Walikota Bandarlampung akan mampu melanjutkan pembangunan Bandarlampung yang lebih baik dengan program ekonomi melalui pendampingan  dan pembinaan UMKM, peningkatan ekonomi kreatif masyarakat melalui kepariwisataan, serta menciptakan Bandarlampung yang modern dengan pengembangan High Technology dalam infrastruktur birokrasi dan pelayanan masyarakat, dan tentunya semua itu dilakukan bersama PKS,” terang Agus.

Terpisah, Dosen Unila Iwan Satriawan menilai, hasil pileg dan pilpres akan menjadi acuan parpol untuk mengusung siapa yang akan maju dalam pilkada.

Khusus untuk Bandarlampung, menurut Ia, sosok Bunda Eva cukup kuat bila nantinya diusung PDIP.

“Apalagi di Balam PDIP menang. Selain itu Eva adalah anggota DPRD provinsi dua periode. Dan dalam Pileg 2019 beliau suara tertinggi di dapilnya. Ini juga menjadi pertimbangan parpol. Karena untuk Balam belum ada tokoh yang kapasitasnya bisa menandingi Bu Eva” ungkapnya.

Gagalnya Bunda Eva dalam dalam perebutan Ketua DPC PDIP Bandarlampung sambung Iwan, bukan menjadi jaminan Eva tidak diusung partai moncong putih ini.

“Belum tentu.Jika dalam survei ekstabilitas Eva bagus bisa jadi PDIP akan mengusung beliau,” tandasnya.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *