2 views

Yudi Ngerasa Namanya Dicatut

HARIANFOKUS.com – Heboh adanya indikasi diskriminasi terhadap media yang berhak meliput di lingkungan Pemprov Lampung, dengan adanya SK (surat keputusan) Gubernur Arinal Djunaidi bagi media-media tertentu, ternyata tak beralasan. Plt Karo Humas

dan Protokol, Yudi Hermanto, merasa namanya dicatut hingga menimbulkan kehebohan itu.

Seperti diketahui, pada pemberitaan di sebuah media online disebutkan jika Yudi mengakui ada 17 media yang telah diberi SK oleh Gubernur Arinal Djunaidi untuk menjadi mitra pemprov dengan memberitakan semua kegiatan sekaligus mengontrol realisasi program yang dilakukan.

Adanya pernyataan Yudi Hermanto itu menyulut kehebohan di dunia media Lampung. Pasalnya terindikasi adanya pembatasan bagi media-media lain dalam meliput kegiatan di lingkungan Pemprov Lampung.

Namun, ternyata, kehebohan itu tidak beralasan. Yudi Hermanto mengaku tidak pernah menyatakan hal tersebut.

“Saya nggak pernah ngomong begitu kok. Nggak ada itu semua,” kata dia saat dihubungi, Jumat (26-7) pagi.

Informasi soal pengukuhan media ini juga sempat membuat heboh Tim Arinal Berjaya. Ketua Tim Arinal Berjaya, Tony Eka Candra meluruskan, bahwa pengukuhan media oleh Arinal tidak benar.

“Tidak benar itu,  Gubernur Lampung tidak memberikan SK kepada media,” kata dia.

Menurut politisi senior Golkar ini, media merupakan elemen penting bagi Pemerintah Daerah Provinsi Lampung, karena media adalah mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan dan penyampai aspirasi masyarakat.

“Dengan adanya media, lemerintah secara tidak langsung mampu berkomunikasi dengan masyarakat. Dengan adanya media maka program-program pemerintah juga dapat langsung diketahui oleh masyarakat,” tandasna.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *