32 views

Mengubah Diri Jadi Kota Miras ?

HARIANFOKUS.com – Warga Kota Bandarlampung khususnya, dan Lampung secara umum, perlu waspada. Ditengarai ada upaya mengubah citra diri; dari kota agamis menjadi kota miras, alias melegalisasi peredaran minuman keras secara bebas.

Tengara itu beralasan. Dengan terpampangnya sebuah produk minuman keras pada billboard yang membelah Jalan Yos Sudarso, Telukbetung. Ironisnya, di kiri dan kanan tampilan minuman beralkohol tersebut, terpasang pula logo resmi Kota Bandarlampung dan Provinsi Lampung.

Apakah ini indikasi Bandarlampung khususnya dan Lampung berubah menjadi kota miras? “Pertanyaan semacam itu wajar saja muncul di masyarakat. Sebab iklan itu menyertakan lambang kota dan provinsi. Sebaiknya pejabat berwenang bisa menjelaskan hal ini dengan transparan. Sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya,” kata Syafei, salah satu tokoh masyarakat di kawasan Telukbetung, Minggu (28-7) siang.

Anggota DPRD Lampung, MC Iman Santoso mengutuk keras iklan tersebut.

“Iklan rokok aja gak boleh ada rokoknya… Apakah masyarakat Bandar Lampung disuruh minum Biirrr…? Dengan gambar yg seperti itu..?” ujar Imam, Sabtu (27-7) malam.

Dia berharap Walikota Bandarlampung untuk meninjau kembali pemasangan iklan billboard tersebut.

“Kita berharap Walikota akan meninjau kembali izin pemasangan reklame yang seperti itu,” kata Imam.

Sementara, Aleg PKS dari dapil Panjang, Handri Kurniawan meminta, billboar tersebut untuk segera diturunkan.

“Ya harus segera diturunkan,” ujarnya.

Senada disampaikan, politisi PKB Mursaidin. Menurut dia, jangan karena alasan PAD pemerintah melupakan dampak negatif dari iklan tersebut.

“Ini namanya upaya pen-degdradasian moral, moral masyarat bisa rusak.Pemda harus segera mencopot iklan miras tsb, saya yakin Pemda tidak mengecek conten iklan,” tandasnya.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *