22 views

Paripurna Raperda LPJ APBD 2018 Mendengarkan Jawaban Eksekutif

HARIANFOKUS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung menggelar rapat paripurna mendengar jawaban eksekutif atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Lampung mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2018, Jumat (26/7/2019) di Gedung DPRD Provinsi Lampung.

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim atau Nunik.

Dalam sampaian jawaban Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Lampung, Nunik menyampaikan pemenuhan persayaratan agar Provinsi Lampung memiliki bandara dengan Embarkasi Haji Penuh.

Terkait ini, Nunik mengungkapkan jika pengerjaan konstruksi landasan pacu dan penyiapan rigid beton untuk parkir stand pesawat A330-300 telah selesai dikerjakan.

Persiapan administrasi, sumber daya manusia (SDM) dan surat keputusan penetapan embarkasi haji oleh Kementerian Agama juga telah selesai. “Diharapkan Bandara Raden Inten II bisa menjadi embarkasi penuh pada tahun yang akan datang,” ucap Wagub Nunik.

Wagub menyampaikan apresiasinya atas sumbangsih saran dan kritikan yang diberikan oleh seluruh Fraksi DPRD Provinsi Lampung guna penyempuraan Raperda.

Secara khusus Nunik menjelaskan beberapa pertanyaan yang diajukan DPRD Provinsi Lampung, di antaranya mengenai target pendapatan daerah Pemerintah Provinsi Lampung yang terealisasi 89,45 persen, hal tersebut diakibatkan beberapa hal, di antaranya pada pos pendapatan pajak daerah bea balik nama kendaraan yang tidak dapat terealisasi akibat daya beli masyarakat yang melemah.

Sedangkan untuk pos pajak rokok yang tidak terealisasi secara maksimal, Nunik menjelaskan jika hal tersebut karena adanya kebijakan pemerintah pusat yang menyalurkan secara langsung pajak rokok sebesar 37,5 persen kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang akan digunakan untuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Namun demikian, Nunik mengatakan Pemprov Lampung terus berupaya mengoptimalkan pendapatan daerah seperti inovasi pengelolaan pajak e-samsat atau samsat ATM, e-pbbkb untuk pembayaran pajak bahan bakar kendaraan secara online.

Juga e-PAP yaitu pembayaran pajak air permukaan secara online. “Pemprov Lampung juga melakukan upaya pendataan potensi pajak kendaraan melalui door to door kepada masyarakat,” ujar Wagub. (ADV)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *