80 views

FH Unila Akan Gelar Konferensi Internasional I-Coffess Ke-2

HARIANFOKUS.com – Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung direncanakan akan menggelar Konferensi Internasional I-Coffess 2019 selama dua hari Senin – Selasa (5-6/8) di Auditorium Prof. Abdul Kadir Muhammad tepatnya di Gedung A FH Unila.

Pj LO Konferensi Internasional I-Coffess, Wendy mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan ajang bertemunya para peneliti untuk menumpahkan gagasan, hasil penelitian dan sharing pengalaman dalam rangka kemajuan pengatahuan dalam bidang hukum.

“Konferensi internasional ini merupakan rutinitas tahunan Fakultas Hukum Universitas Lampung, dimana tahun 2019 merupakan tahun kedua atau pelaksanaan yang kedua icoffess,” ucapnya dalam press rillis yang disampaikan, Minggu (4-8).

Konferensi Internasional I-Coffess ini menghadirkan keynote speaker dari 4 negara yaitu Guy Scoffoni (Prancis), Dr. Ratna Sapari (Belanda), Dr. Petra Mahy (Australia), Bencharat Sae Chua, Ph.D (Thailand) dan Prof. Andre Roux (Prancis) serta Agus Triono Ph.D (Unila-Indonesia).

“Adapun tema yang diangkat pada I-coffees 2019 ini adalah “Fundamental Rights”,” ujarnya.

Sementara, Ketua Pelaksana Dr. Rudi Natamihardja menyatakan bahwa antusiasme peneliti dalam bidang hukum terlihat dengan banyaknya peneliti yang akan hadir pada konferensi ini.

“Panitia telah memverifikasi semua pendaftar dan hanya pendaftar yang memiliki kualifikasi dalam bidang yang sesuai dengan tema yang lulus untuk menjadi peserta pada i-coffees 2019 ini,” kata Rudi.

Ada beberapa pilihan panel dalam konferensi internasional i-coffees ini, yakni: Law and Development, Woman and Children, Ethnic and Religion, Law and Public Policy, Local Government, Business Law and Disruption, Pengayoman Law, Village Development and Communal Rights, International Law and Human Rights.

Sekretaris Panitia Dr. Rudy Lukman Hakim menyatakan bahwa tahun ini terdapat 71 proposal makalah yang hendak dipresentasikan namun hanya 63 diantaranya saja yang lolos review.

“Ke 63 makalah tersebut memiliki isu pokok sesuai dengan panel-panel tersebut di atas. Dalam setiap panel akan mendiskusikan tema tersebut secara mendalam dan menelisik hal-hal terbaru yang berkembang baik nasional maupun internasional,” tandansya.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *