58 views

Mahasiswa Cumlaude UIN Ngadap Herman HN

HARIANFOKUS.com – Mahasiswa cumclaude (lulusan terbaik) di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Tya Andika Rizalianti (21) mengaku tidak menyangka menjadi mahasiswa cumclaude dengan meraih IPK 3,94. Sebab, menurut perempuan kelahiran Panjang ini, sudah dapat melanjutkan ke perguran tinggi saja dirinya sudah bahagia, apalagi dia mendapatkan cumclaude melalui program unggulan Walikota Bandarlampung, Herman HN yakni Bina Lingkungan (Biling)

Menurut Tya, dirinya sangat berterimakasih kepada Herman HN atas adanya progran Biling sangat membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Tya sengaja datang ke sini ingin bertemu pak wali kota (Herman HN), untuk mengucapkan terima kasih. Kalau tidak ada program beliau, mungkin Tya tidak bisa melanjutkan pendidikan,” ujarnya saat bertemu Herman HN di Ruang Rapat Wali Kota, Senin (5/8) pagi.

Mahasiswi Fakultas Hukum Ekonomi Syariah UIN Angkatan 2015 itu berharap, wali kota dapat meneruskan program biling tersebut agar banyak membantu masyarakat tingkat bawah.

“Kepada Wali Kota Herman HN, semoga terus lebih berjaya dan programnya (Biling) terus ada, supaya banyak lulusan terbaik juga berkat program beliau,” harap Tya.

Bercita-cita menjadi dosen, Tya akan melanjutkan Strata 2 (S2) Linear. Dia berjanji kepada Wali Kota Herman HN akan berusaha lulus dalam dua tahun, jika mendapat bantuan lagi.

“Cita cita saya menjadi dosen, jadi nanti tetap di UIN S2 Linear, karena mau mengambil dosen,” jelas Tya.

Harapan Tya disambut baik Herman HN, yang akan membantu Tya melanjutkan pendidikan sampai S2, sehingga nantinya bisa menjadi dosen di UIN Raden Intan Lampung dan mencerdaskan anak-anak Bandarlampung.

“Saya tanya katanya dia mau lanjut S2. Ya sudah, ayo S2, tetap saya biayai. Bila perlu S3 pun kita sanggup asal benar-benar sekolah yang baik. Harapan saya (Tya) bisa jadi dosen di sana (UIN),” kata pak wali.

“Jika ada anak-anak Bandar Lampung yang cum laude akan saya biayai, selama saya wali kota Bandar Lampung akan saya bantu anak bangsa ini. Saya ingin bagaimana anak bangsa jadi anak yang pandai, yang pintar semua,” tambahnya.

Menurut Walikota dua periode ini, anak-anak Bandarlampung dapat mengikuti prestasi Tya.

“Tya ini menjadi contoh di kota Bandar Lampung, yang sudah banyak sarjana dilahirkan dari program biling ini. Artinya, anak orang tingkat bawah banyak yang pintar, tapi karena dananya saja yang tidak ada, jadi tidak bisa kuliah. Maka, wali kota membantu mengucurkan dana mulai tahun 2011,” tandasnya.(rif)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *