28 views

Keluarga Besar KH Arief Makhya Berduka

HARIANFOKUS.com – Tokoh senior NU Lampung yang juga dikenal sebagai pejuang, K.H. Arief Makhya, berduka. Sang istri; Hj. Mas Amah, Rabu (14-8) petang sekira pukul 18.01 WIB, menghembuskan nafas terakhirnya.

Meninggalnya Mami -demikian wanita berusia 86 tahun itu biasa disapa- tentu membuat keluarga besar K.H. Arief Makhya sangat berduka. Rabu malam, jenazah wanita  beranak delapan tersebut disemayamkan di rumah duka, di Jln Flamboyan, Pakiskawat, Bandar Lampung.

Ratusan pelayat dari berbagai kalangan datang bergantian. Mendoakan almarhumah yang sempat menjalani perawatan di RS Bunda Assyifa, Jln Dr Susilo, Bandar Lampung itu.

SEKJEN DPP PD, Hinca Panjaitan, saat silaturahmi ke kediaman KH Arief Makhya, beberapa waktu lalu.

Salah satu putra almarhumah; Andi Arief, tampak sangat kehilangan dengan kepergian Mami kebanggaannya. Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat itu kelihatan sangat berduka. Pun anggota keluarga yang lain, seperti DR. Edi Irawan Arief, dan lain-lainnya.

Atas wafatnya Hj Mas Amah tersebut, Sekretaris DPD PD Lampung, Fajrun Najah Ahmad, mewakili Ketua PD Lampung, M. Ridho Ficardo, dan atas nama keluarga besar Partai Demokrat menyatakan  belasungkawanya. “Semoga almarhumah khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata dia.

Saat Hj Mas Amah menjalani perawatan di RS Bunda Assyifa, Fajrun Najah Ahmad dan beberapa petinggi PD di Lampung sempat membezoek ibu kandung Andi Arief tersebut. “Mami sakit ini semata-mata karena sudah sepuh. Kata dokter, tidak ada penyakit yang serius,” kata Fajar selepas membezoek istri K.H. Arief Makhya itu, beberapa waktu lalu.

Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, juga sempat menengok Hj Mas Amah saat dia melakukan kunjungan ke Lampungn beberapa pekan lalu. Saat itu, Hinca sengaja silaturahmi ke kediaman K.H. Arief Makhya. Dan menemui Hj Mas Amah yang terbaring di tempat tidur.  Dari samping tempat tidur sang Mami, Hinca menghubungi Andi Arief dan memintanya untuk sering-sering menengok ibundanya.

Kini, Mami kesayangan keluarga besar K.H. Arief Makhya itu telah pergi, kembali keharibaan Ilahi. Kita doakan; Semoga khusnul khotimah, amin. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *