119 views

Pasien Tertahan di RS Imanuel Dijaga Ketat, ABR Lakukan Pendampingan

HARIANFOKUS.com – Kabar tertahannya salah satu pasien di RS Imanuel membuat heboh warga Bandarlampung, umumnya Lampung. Pasien bernama Iwan Fauzi (27) belum diperbolehkan pulang sebelum melunasi sisa biaya operasi senilai Rp 39 juta dari 94 juta.

“Total biaya operasinya senilai Rp 94 juta lebih, dikurang jasa raharja Rp 20 juta terus deposit Rp 16 juta dan diskon Rp 18 jutaan. Jadi, sisas yang harus dibayari itu sekitar Rp 39 juta,” kata keluarga pasien, Darmawan saat dihubungi, Rabu (21 – 8).

Pantauan dilokasi, pasien pun dijaga ketat oleh pihak keamanan RS Imanuel. Ada dua penjaga keamanan yang terus memantau di ruang rawat Iwan Fauzi, Ruang 3 Kamar Tulip. Awak media pun harus secara diam – diam jika mau melakukan peliputan.

“Tadi ada media juga kesini, tapi diusir oleh pihak RS Imanuel karena ketahuan dari media,” ungkap dia.

Pihak pasien pun memberikan kuasa hukum kepada Advokat Bela Rakyat (ABR).

Pembina Yayasan Lembaga Hukum ABR, Hermawan menyayangkan atas terjadinya insiden yng dialami oleh Iwan Fauzi.

“Kasus ini tidak boleh terjadi, toh pasien kan punya KIS (Kartu Indonesia Sehat) walaupun waktu itu kartunya tidak dibawa. Itu kan bisa disusulkan, jadi jangan akal – akalan pihak RS Imanuel saja. Karena psikologi orang yang sakit itu pasti minta ditangani terlebih dahulu apalagi kalau darurat, baru disusulkan administrasinya,” ujar Hermawan.

Dia meminta pihak RS Imanuel untuk memperbolehkan pulang pasien.

“Kami minta pasien untuk segera dipulangkan dan biaya gratis, toh pasien sudah deposit artinya sudah punya niat untuk membayar,” tandasnya. (win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *