259 views

Tak Sanggup Bayar, RS Imanuel Tahan Pasien

HARIANFOKUS.com – Malang sekali nasib warga Desa Jagang, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara ini. Iwan Fauzi (27) terpaksa belum dapat keluar dari Rumah Sakit Imanuel, Bandarlampung, karena belum melunasi pembayaran berobat atau operasinya.

Iwan Fauzi sejatinya sudah diperbolehkan pulang sekitar seminggu yang lalu, namun karena tidak dapat melunasi biaya operasi mencapai Rp 83 juta, pihak rumah sakit menahannya.

“Demi Allah mohon tolong keluarga kami, kami tidak mampu menebus biaya sebesar itu. Mohon kebijaksanaannya,” kata keluarga pasien, Wardana saat diwawancarai, Rabu (21-8) sore.

Iwan Fauzi adalah korban tabrak mobil. Awal ceritanya, Fauzi di operasi ke RS Imanuel,  karena mengira biaya operasi tidak akan sebesar itu.

“Menurut pihak rumah sakit biaya operasi diperkirakan sebesar Rp 23 juta jika mengambil pelayanan umum. Tapi, kami menggunakan KIS (kartu indonesia sehat) yang saat itu masih terselip, karena gupek keluarga tidak mempermasalahkan untuk dilakukan operasi, yang penting si korban ditanganai terlebih dahulu. Tapi pas selesai operasi kok tiba – tiba biasanya membengkak,” ungkapnya.

Iwan sudah masuk RS Imanuel sejak 31Juli 2019 lalu, dan saat ini sedang ditahan di ruang rawatnya, Ruang Klass III Ruang Tulip.

Selain meminta kebijakan dari RS Imanuel, Wardana meminta ulur tangan dari pemerintah agar dapat meringankan biaya operasi.(win)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *